Find and Follow Us

Sabtu, 25 Januari 2020 | 15:49 WIB

Saham Perdana INDO Bisa Naik 70%

Senin, 13 Januari 2020 | 10:35 WIB
Saham Perdana INDO Bisa Naik 70%
PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pergerakan harga saham perdana PT Royalindo Investa Wijaya Tbk (INDO) langsung mententuh titik autorejection atas atau menguat 70 persen ke level Rp187 dari harga penawaran Rp110 per saham.

Kenaikan harga saham emiten sektor properti ini seiring dengan frekuensi transaksi yang mencapai tiga kali dan volume transaksi sebanyak 645 lot. Sehingga, nilai transaksi INDO pada perdagangan hari ini tercatat sebesar Rp12,06 juta, saat pembukaan perdagangan sebagai tanda resmi mencatatkan sahamnya di BEI hari ini Senin (13/1/2020).

Pada pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), INDO melepas saham ke publik sebanyak 861,82 juta lembar dengan nilai nominal Rp100 dan harga penawaran senilai Rp110 per saham. Sehingga, pada aksi korporasi ini emiten kedua di 2020 ini mampu meraup dana masyarakat sebesar Rp94,8 miliar.

Rencananya, perusahaan sektor properti ini akan memanfaatkan dana hasil IPO untuk modal kerja. Selain itu, perseroan juga menerbitkan 861,82 juta Waran Seri I atau sebanyak 20 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. INDO menunjuk PT BCA Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Menurut Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna Setia, INDO merupakan emiten ke-4 yang mencatatkan saham perdana di BEI, sehingga saat ini total emiten mecapai 672 perusahaan. "INDO menjadi Perusahaan Tercatat ke-4 di 2020, maka ada 672 Perusahaan Tercatat di BEI," kata Nyoman di Gedung BEI Jakarta, Senin pagi.

Nyoman berjanji, BEI akan berupaya membangun jaringan di antara 672 emiten dan men-support Perusahaan Tercatat, sehingga perusahaan akan mampu meningkatkan kinerja bisnis melalui strategi berkolaborasi. "Kami akan membangun networking di antara 672 emiten, sehingga bisa meng-create kolaborasi," ucapnya. [nes]

Komentar

x