Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 10:28 WIB

Bursa Saham Asia Bergerak Terbatas di Area Hijau

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 11 Desember 2019 | 08:51 WIB
Bursa Saham Asia Bergerak Terbatas di Area Hijau
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Tokyo - Bursa saham di Asia sedikit berubah dalam perdagangan Rabu pagi (11/12/2019) jelang keputusan suku bunga Federal Reserve AS yang akan dirilis hari ini di Amerika Serikat.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 dan Topix naik sedikit di awal perdagangan. Kospi Korea Selatan juga menambahkan 0,15%.

Sementara itu, indeks ASX 200 Australia naik sekitar 0,3% dalam perdagangan pagi. Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,13%.

Investor menunggu keputusan suku bunga akhir Fed untuk tahun ini, yang diharapkan Rabu nanti di Amerika Serikat, dengan harapan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga ditahan.

"Kami mengharapkan (Komite Pasar Terbuka Federal) untuk membiarkan tingkat dana tidak berubah," Joseph Capurso, ahli strategi mata uang senior di Commonwealth Bank of Australia, menulis dalam sebuah catatan.

"FOMC yakin bahwa pengaturan kebijakan saat ini berada pada tingkat yang tepat untuk mengangkat inflasi AS kembali ke target," kata Capurso seperti mengutip cnbc.com. "Kami ragu ada penilaian ulang material atas pandangan ini sejak pertemuan Oktober."

Sementara itu, perkembangan perdagangan AS-China akan diawasi pada hari Minggu beberapa inci lebih dekat, ketika tarif lebih banyak pada ekspor Cina ke AS akan dimulai. Itu terjadi karena pasar telah mengharapkan kesepakatan perdagangan "tahap satu" akan dicapai antara Washington dan Beijing.

Wall Street Journal melaporkan pada hari Selasa bahwa AS berencana untuk menunda menampar Cina dengan tarif tambahan karena kedua belah pihak mencoba untuk menyelesaikan perjanjian tersebut.

Para negosiator AS juga telah meminta para pejabat Tiongkok untuk berkomitmen pada beberapa pembelian pertanian di muka sebelum bergerak maju dengan suatu kesepakatan, tambah laporan itu.

Sementara itu, China ingin pembelian pertaniannya proporsional dengan jumlah tarif yang dikembalikan AS. AS juga dilaporkan mendorong peninjauan kembali triwulanan atas pembelian yang dijanjikan.

Tetap saja, penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan Selasa setelah laporan Journal bahwa tarif 15 Desember masih "di atas meja."

Saham-saham di Wall Street merosot semalam, dengan Dow Jones Industrial Average ditutup 27,88 poin lebih rendah pada 27.881,72. S&P 500 turun 0,1% menjadi berakhir pada 3.132,52 sedangkan Nasdaq Composite turun 0,1% dan ditutup pada 8.616,18.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, terakhir di 97,413 setelah melihat tertinggi sebelumnya di atas 97,6.

Yen Jepang diperdagangkan pada 108,77 per dolar setelah melemah dari level di bawah 108,6 kemarin. Dolar Australia berada di $ 0,6808 setelah menyentuh level sekitar $ 0,683 di sesi sebelumnya.

Komentar

x