Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:21 WIB

PT Repower Asia IPO dengan Kode REAL

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 4 Desember 2019 | 00:15 WIB
PT Repower Asia IPO dengan Kode REAL
(IST)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas bursa saham menjelaskan kode perdagangan saham PT Repower Asia Indonesia Tbk pada 6 Desember 2019 menggunakan kode REAL.

Perseroan, calon perusahaan tercatat telah mengajukan permohonan kode perdagangan saham pada 2 Desember 2019. BEI telah menyatakan perseroan telah memenuhi seluruh syarat pencatatan efek di bursa. Demikian mengutip keterbukaan BEI, Selasa (3/12/2019).

PT Repower menggandeng PT MNC Sekuritas (EP) dan PT UOB Kay Hian Sekuritas (AI) sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Untuk jumlah saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 2.500.000.000 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp25 dan Harga Penawaran Rp100 per saham dan sebanyak 1.250.000.000 lembar Waran Seri I yang menyertai saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan IPO, yaitu 04 Desember 2019.

Setiap pemegang 100 saham baru berhak memperoleh 50 waran, dimana setiap 1 waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 saham baru yang bernilai nominal Rp25 setiap sahamnya dengan harga pelaksanaan sebesar Rp105 per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan seluruhnya untuk pelunasan pembelian lahan untuk pengembangan di beberapa lokasi strategis.

Perseroan telah merencanakan untuk mengalokasikan dana untuk pembayaran lahan hingga 47,67% lahan di Tangerang Kota. Penggunaan sebesar 36,36% lahan di Bekasi Timur. Alokasi sebesar 10,10% lahan di Pasar Minggu. Terakhir sebesar 5,87% lahan di Tangerang Selatan (Pondok Cabe).

PT Repower Asia Indonesia didirikan pada tanggal 13 Maret 2011. Perseroan bergerak dalam bidang real estat yang dimiliki sendiri atau disewa.

Saat ini, kegiatan usaha utama PT Repower Asia Indonesia adalah bidang usaha pembelian, penjualan, persewaan dan pengoperasian real estat baik yang dimiliki sendiri maupun disewa, seperti bangunan apartemen, bangunan tempat tinggal dan bangunan bukan tempat tinggal (seperti tempat pameran, fasilitas penyimpanan pribadi, mall, pusat perbelanjaan dan lainnya) serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen dengan atau tanpa perabotan untuk digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau tahunan.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Repower Asia Indonesia dimiliki oleh PT Enam Berlian Sinergi (75,00%) dan PT Harmoni Harum Propertindo (25,00%).

Komentar

x