Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:22 WIB

Keputusan Trump Merahkan Bursa Saham Asia

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 3 Desember 2019 | 17:09 WIB
Keputusan Trump Merahkan Bursa Saham Asia
Presiden Donald Trump
facebook twitter

INILAHCOM, Tokyo - Langkah pemerintahan Trump memicu ketegangan perdagangan di front baru telah memicu pasar saham Asia jatuh pada perdagangan Selasa (3/12/2019).

Presiden Donald Trump mengatakan Senin pagi ia akan memberlakukan kembali tarif pada baja Brasil dan Argentina. Dia menuduh kedua negara mendevaluasi mata uang mereka. Kemudian, Kantor Perwakilan Dagang AS mengancam akan mengenakan tarif hingga 100% pada sekitar US$2,4 miliar impor Prancis sebagai pembalasan atas pajak pada perusahaan teknologi AS.

"Pemerintah AS terus memainkan permainan berisiko mempersenjatai kekuatan ekonomi AS dengan tarif," Stephen Innes, kepala strategi pasar Asia dengan AxiTrader, mengatakan dalam sebuah catatan Senin seperti mengutip marketwatch.com.

"Juga, investor semakin cemas tentang apakah AS akan menunda pengenaan tarif lebih banyak pada produk China yang direncanakan untuk 15 Desember."

Nikkei NIK di bursa saham Jepang, -0,64% turun 0,7% dan indeks Hang Seng Hong Kong, -0,20% tergelincir 0,2%. Shanghai Composite SHCOMP, + 0,31% mundur 0,3% sedangkan Shenzhen Composite 399106, + 0,55% turun 0,3%.

Kospi 180721 d bursa Korea Selatan, -0,38% turun 0,4% sementara indeks benchmark di Taiwan Y9999, + 0,25%, STI Singapura, -0,47% dan Indonesia JAKIDX, + 0,06% beragam.

Untuk indeks ASX 200 XJO di bursa Australia, -2,19% turun 1,9%. Alasannya karena Reserve Bank of Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah, seperti yang diharapkan.

Di antara saham individu, SoftBank 9984, -1,20% tenggelam di perdagangan Tokyo, seperti Nissan 7201, -1,47% dan pembuat robot Fanuc 6954, -0,99% juga jatuh. Nintendo 7974, + 2,66% naik setelah sebuah laporan bahwa konsol videogame Switch-nya menjadi hit dengan pembeli Black Friday di AS.

Di Hong Kong, pembuat komponen Apple AAC 2018, + 2,22% dan Sunny Optical 2382, + 0,78% naik sementara CSPC Pharmaceutical 1093, -1,35% dan perusahaan pengolahan makanan WH Group 288, -2,21% jatuh.

Pembuat chip SK Hynix 000660, -2,24% menurun di Korea Selatan, seperti halnya Hyundai Heavy Industries 009540, -0,41%, setelah rencana merger dengan raksasa pembuatan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co. 042660, + 2,32% mengalami masalah regulasi di Singapura.

Di Australia, Westpac WBC, -1,26%, Commonwealth Bank CBA, -2,57% dan National Australia Bank NAB, -1,81% semuanya turun.

Saham A.S. mengalami penurunan terbesar dalam waktu sekitar delapan minggu karena kekhawatiran perdagangan baru dan data manufaktur yang menunjukkan kontraksi lanjutan pada bulan November.

Indeks S&P 500 SPX, -0,86% turun 0,9% menjadi 3.113,87. The Dow Jones Industrial Average DJIA, -0,96% turun 1%, menjadi 27.783,04. Nasdaq COMP, -1.12% kehilangan 1,1%, menjadi 8.567,99.

Negosiasi untuk mengakhiri perang dagang yang sudah berlangsung lama dapat menghadapi jalan yang lebih sulit bulan ini setelah terjadi flareup di Hong Kong.

China, Senin, mengatakan akan menangguhkan kunjungan kapal dan pesawat militer AS ke wilayah semi-otonom. Ia juga berencana untuk memberikan sanksi kepada beberapa kelompok pro-demokrasi Amerika sebagai balasan atas pengesahan undang-undang yang mendukung protes anti-pemerintah selama berbulan-bulan.

Undang-undang, yang ditandatangani Rabu lalu oleh Presiden Donald Trump, mengamanatkan sanksi terhadap pejabat Cina dan Hong Kong yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia dan mengharuskan peninjauan tahunan atas status perdagangan yang menguntungkan yang diberikan Washington kepada Hong Kong.

"Mungkin pasar sekarang akan memegang gabus sampanye yang telah berbulan-bulan sekarang dengan harapan bahwa semuanya baik-baik saja," kata Rabobank dalam sebuah laporan.

Minyak mentah patokan CLF20, + 0,77% naik 22 sen menjadi $ 56,18 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Itu naik 79 sen menjadi US$55,96 per barel pada hari Senin. Minyak mentah brent, BRNG20, + 0,69%, standar internasional, naik 18 sen menjadi US$61,10 per barel.

Dolar USDJPY, + 0,08% naik menjadi 109,20 yen Jepang dari 109,00 yen pada Senin.

Komentar

x