Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:25 WIB

PT Barito Pacific Raih Pendanaan PLTU Jawa 10

Selasa, 3 Desember 2019 | 06:37 WIB
PT Barito Pacific Raih Pendanaan PLTU Jawa 10
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyampaikan, pendanaan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Jawa 9 dan 10 telah memasuki tahap finalisasi.

Direktur Barito Pacific, David Kosasih mengatakan skema proyek berkapasitas 21.000 megawatt (MW) berasal dari pendanaan bank pinjaman sindikasi sebesar 75 persen dan ekuitas perusahaan sebesar 25 persen. "Sementara sisanya didanai dengan modal yang dikontribusi dari dua pemegang saham, yakni kami dan PLN," ujarnya.

Adapun dana investasi proyek PLTU tersebut, kata David, mencapai sebesar US$3,3 miliar dari kas internal perusahaan. "Kalau dari sisi Barito sudah fully funded," ucapnya.

BRPT menguasai 49 persen saham PT Indo Raya Tenaga sementara sisanya sebanyak 51 persen merupakan saham milik PLN.

Nantinya, proyek dari dua PLTU ini akan mulai tahap konstruksi yang dilakukan tahun depan. Sementara jadwal operasional dari kedua PLTU ini direncanakan pada 2023 - 2024.

Pembangunan proyek tersebut akan dilakukan oleh PT Indo Raya Tenaga, yang merupakan perusahaan gabungan yang hasil konsorsium PT Indonesia Power (anak usaha PT PLN) dengan Grup Barito Pacific.

Dua unit PLTU berada di Suralaya yang membutuhkan konsumsi batubara sekitar 7 juta ton per tahun. Adapun batubara yang digunakan adalah jenis menengah.

Unit Pembangkitan Suralaya adalah salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dimiliki oleh PT Indonesia Power (IP), yang merupakan anak perusahaan dari PT PLN (Persero). Unit Pembangkitan Suralaya pertama kali dibangun pada tahun 1984 dengan 2 (dua).

Unit Pembangkit dan terus di tingkatkan hingga menjadi 7 (tujuh) Unit Pembangkit dengan total kapasitas terpasang 3.440 MW.

PLTU yang merupakan PLTU terbesar di Indonesia ini memproduksi sekitar 50% dari total produksi PT Indonesia Power dan menyumbang 17% dari energi listrik kebutuhan Jawa-Madura-Bali. [nes]

Komentar

x