Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:31 WIB

PT Bukaka Suntik Modal di PT Poso Energy

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 3 Desember 2019 | 04:53 WIB
PT Bukaka Suntik Modal di PT Poso Energy
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) menerima pembagian dividen dari PT Poso Energy sebesar Rp97,07 miliar pada 29 November 2019.

Namun dana tersebut disetorkan lagi ke PT Poso Energy untuk meningkatkan modal yang setara dengan 97.075 saham. Perseroan memiliki saham PT Poso Energy sebesar 25%. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (2/12/2019).

Perseroan dan PT Poso Energy memiliki hubungan afiliasi pengurus. Komut perseroan, Suhaeli Kalla juga sebagai direktur di PT Poso Energy. Sedangkan Solihin Jusuf Kalla sebagai komisaris perseroan juga sebagai komut di PT Poso Energy.

Dengan tambahan kepemilikan di PT Poso Energy, maka perseoran memiliki 874.075 saham PT Poso Energy atau senilai Rp847,075 miliar. Namun prosentase kepemilikan perseroan di PT Poso Energy tetap sebesar 25%.

PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) didirikan tanggal 25 Oktober 1978 dan mulai beroperasi komersial pada tahun 1981.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bukaka Teknik Utama Tbk, yaitu: PT Denaya Cakra Cipta (pengendali) (42,60%), Solihin Jusuf Kalla (pengendali) (15,85%), Suhaelly Kalla (pengendali) (15,84%) dan Achmad Kalla (15,37%). Saham publik sebesar 9,9%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan BUKK adalah bergerak di bidang pembuatan dan enyediaan peralatan khusus dan bisnis lain yang termasuk di dalam industri konstruksi. Kegiatan usaha utama yang dijalankan Bukaka, antara lain: Steel Tower (pembangunan transmisi tegangan listik hingga menara komunikasi), Steel Bridge (produsen jembatan rangka), Power Generation (pembangkit listrik), Boarding Bridge (produksi garbarata).

Selain tu Plant System, Road Construction Equipment (memproduksi beragam peralatan jalan, seperti Asphalt Mixing Plant, Asphalt Patch Mixer, Tandem Vibration Roller, Slurry Seal, Asphalt Sprayer, Road Roller dan Stone Crusher, Vibratory Roller, serta Road Maintenance Truck), Offshore Maintenance & Services (menangani kebutuhan konstruksi serta pemeliharaan pada industri minyak dan gas bumi), Oil & Gas Equipment (memproduksi alat-alat minyak dan gas seperti Beam Balance.

Ada juga Conventional Crank Balance, Mark II, Mud Separator Tank, High Pressure Tank, dan Sucker Road), Special Purpose Vehicles (memproduksi di antaranya adalah Fire Fighting Truck, Aerial Telescopic Ladder, Vacuum Road Sweeper, Aerial Platform Articulating, Compactor Truck, Arm Roll Truck, Dump Truck, Water Tank Truck, Vacuum Truck, Fire Jeep, Wrecker Truck, Catering Truck, Stick Boom Crane Truck, dan Service & Recondition of Fire Fighting Truck) dan Galvanize.

Pada tanggal 06 Desember 1994, BUKK memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BUKK (IPO) kepada masyarakat sebanyak 40.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp500 dan harga penawaran Rp3.200 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI / dahulu bernama Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya) pada tanggal 09 Januari 1995.

Pada tanggal 09 Agustus 2006, BEI melakukan penghapusan pencatatan efek (delisting) BUKK (Bukaka Teknik Utama Tbk), karena mengalami ekuitas negatif selama 3 tahun berturut-turut.

Aksi korporasi yang dilakukan oleh BUKK yang mempengaruhi jumlah saham selama masa delisting, antara lain: Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMT-HMETD). Untuk data lebih lengkapnya bisa lihat di tabel pencatatan saham.

Pada tanggal 22 Juni 2015, BEI telah menyetujui pencatatan kembali (relisting) efek sebanyak 2.640.452.000 saham Bukaka dan saham ini dicatatkan pada tanggal 29 Juni 2015 dengan nilai nominal Rp338 dan harga pencatatan efek kembali sebesar Rp590 per saham.

Pada penutupan Senin kemarin, saham BUKK berakhir di Rp1.550 per saham dari pembukaan di Rp1.540 per saham.

Komentar

x