Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:31 WIB

Pekan Ini IHSG Catat Kenaikan 1,45%

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 1 Desember 2019 | 00:15 WIB
Pekan Ini IHSG Catat Kenaikan 1,45%
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pada pekan ini menunjukkan indikator positif pada data rata-rata transaksi perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Untuk data rata-rata nilai transaksi yang mencatatkan peningkatan sebesar 28,44 persen menjadi Rp8,021 triliun dari Rp6,245 triliun pada penutupan pekan lalu. Dilanjutkan dengan peningkatan data rata-rata volume transaksi sebesar 18,45 persen menjadi 10,632 miliar unit saham dari 8,976 miliar unit saham selama pekan lalu, seperti mengutip dari keterangan BEI, akhir pekan ini.

Kemudian peningkatan selanjutnya terdapat pada data rata-rata frekuensi transaksi menunjukkan perubahan sebesar 9,79 persen menjadi sebanyak 528.357 kali transaksi dari 481.228 kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

Sementara itu untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini mengalami perubahan sebesar 1,45 persen menjadi 6.011,830 dari 6.100,242 pada penutupan pekan lalu. Sedangkan nilai kapitalisasi pasar juga mengalami perubahan sebesar 1,40 persen menjadi sebesar Rp6.919,502 triliun dari Rp7.017,816 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp41.209,7 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp219,03 miliar.

Pada pekan ini BEI kedatangan Perusahaan Tercatat ke-46 dan ke-47 di tahun 2019, pada Senin (25/11) adalah PT Mulia Boga Raya Tbk dengan kode saham KEJU dan PT Palma Serasih Tbk dengan kode saham PSGO yang keduanya tercatat di Papan Pengembangan BEI. KEJU dan PSGO bergerak pada Sektor Consumer Goods Industry dengan Subsektor Food and Beverages.

PT Ciptadana Asset Management (Ciptadana AM) menerbitkan produk Exchange Traded fund (ETF) dengan nama Reksa Dana Indeks CIPTA ETF INDEX LQ45 dengan kode efek XCLQ yang resmi dicatatkan di BEI pada Rabu (27/11). XCLQ menjadi ETF ke-13 yang tercatat di BEI sejak awal tahun 2019 dan Ciptadana AM menjadi manajer investasi ke-17 yang menerbitkan produk ini.

BEI resmi mencatatkan 3 (tiga) Obligasi Berkelanjutan di hari yang sama pada Rabu (27/11), pertama adalah Obligasi Berkelanjutan I Bank QNB Indonesia Tahap II Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank QNB Indonesia Tbk yang dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp452.000.000.000,- dan jangka waktu 370 hari. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) untuk Obligasi ini adalah AAAidn (Triple A).

Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Permata Tbk. Kedua ialah Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank BTPN Tbk (BTPN) dengan jumlah dana Obligasi sebesar Rp1.000.000.000.000. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi ini adalah idAAA (Triple A).

Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk dan untuk yang ketiga yaitu Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri Taspen (BMTP) dengan nilai nominal sebesar Rp1.000.000.000.000. Hasil pemeringkatan atas Obligasi dari PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) adalah AA(idn) (Double A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Permata Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 91 Emisi dari 48 Perusahaan Tercatat senilai Rp109,34 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 421 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp442,57 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 118 Perusahaan Tercatat.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 102 seri dengan nilai nominal Rp2.764,29 triliun dan US$400 juta. Efek Beragun Aset sebanyak 10 emisi senilai Rp8,67 triliun.

Komentar

Embed Widget
x