Find and Follow Us

Rabu, 29 Januari 2020 | 18:57 WIB

PT Bayan Resources Menang Banding Izin Tambang

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 27 November 2019 | 15:40 WIB
PT Bayan Resources Menang Banding Izin Tambang
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjelaskan memenangkan banding yang diajukan anak usahanya, PT Tiwa Abadi (PT TA) di PTUN Samarinda untuk izin pertambangan lahan seluas 5.000 hektar di Kutai Kartanegara sejak 2006.

Izin di area tersebut tumpang tindih dengan PT Sasana Yudha Bhakti (PT SYB) yang baru mendapatkan izin pada tahun 2010. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (27/11/2019).

Sebelumnya, PTUN Samarinda menolak gugatan PT TA kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Kartanegara dengan izin yang diberikan kepada PT SYB pada 2010 melalui sertifikat Hak Guna Usaha tahun 2010.

Lahan tersebut di wilayah disa Ritan Baru, Desa Buluqsen dan Desa Gunung Sari, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Kaltim. Lahan yang tumpang tindih seluas 1.687,4 hektar. Saat ini PT TA tidak dapat melakukan kegiatan pertambangan di wilayah yang tumpang tindih dengan PT SYB.

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) didirikan 07 Oktober 2004 dan memulai operasi komersialnya di tahun 2004.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bayan Resources Tbk, yaitu: DatoDR Low Tuck Kwong (pengendali) (51,59%), Enel Investment Holding BV (10,00%) dan Engki Wibowo (5,96%). Saham publik hanya sebesar 3,7%.

Kegiatan BYAN meliputi kegiatan perdagangan, jasa, dan eksplorasi batubara. Kegiatan utama Bayan adalah bergerak dalam usaha pertambangan terbuka/surface open cut untuk batubara thermal. Selain itu Bayan juga memiliki dan mengoperasikan infrastruktur pemuatan batubara. Saat ini Bayan dan anak usaha (grup) merupakan produsen batubara dengan operasi tambang, pengolahan dan logistik terpadu.

Pada 04 Agustus 2008, BYAN memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BYAN (IPO) kepada masyarakat sebanyak 833.333.500 dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp5.800 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 Agustus 2008.

Komentar

x