Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 15:47 WIB

Tol KLBM Dukung Akses Menuju Kawasan Industri

Jumat, 22 November 2019 | 23:23 WIB
Tol KLBM Dukung Akses Menuju Kawasan Industri
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Proyek Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) merupakan proyek nasional pemerintah untuk mempercepat akses transportasi di Pulau Jawa serta mendukung peningkatan dan pemerataan perekonomian nasional.

Tol elevated atau layang ini, dibangun sepanjang 38 kilometer (km). Dan, sepanjang 19,55 km (seksi II-IV) digarap PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), sedangkan pada seksi I WSBP hanya sebagai penyuplai produk precast.

Proyek Tol KLBM ini dibagi menjadi 4 seksi yaitu Seksi I (Krian-Kedamean) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Kemudian WSBP mengerjakan Seksi II (Kedamean-Boboh), Seksi III (Boboh-Bunder), dan Seksi IV (Bunder-Manyar). Dalam proses konstruksi, WSBP menggunakan produk girder bentang non standar 50 meter.

Proyek pembangunan jalan tol yang membentang dari Kabupaten Sidoarjo hingga Kabupaten Gresik ini, dimulai sejak awal 2017. Targetnya rampung pada Desember 2019, dengan nilai kontrak Rp3,51 triliun. Hingga pertengahan November ini, progres pembangunan untuk seksi II sudah mencapai 99,46%, Seksi III mencapai 99,78%, dan Seksi IV mencapai 61,34%.

Jarot Subana, Direktur Utama WSBP, mengatakan, pembangunan Tol KLBM berfungsi sebagai penghubung untuk jalan tol yang berada di sekitarnya. Selain itu, KLBM akan mendukung akses masuk-keluar ke kawasan industri yang ada di daerah Sidoarjo dan Gresik, di mana akan terintegrasi dengan pengembangan kawasan Pelabuhan Gresik.

Sebagai informasi, proyek jalan tol KLBM ini dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), PT Waskita Bumi Wira dengan masa konsesi selama 45 tahun. [tar]

Komentar

Embed Widget
x