Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 15:46 WIB

Ahok Komut Pertamina, Chandra Hamzah Komut BTN

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 22 November 2019 | 18:41 WIB
Ahok Komut Pertamina, Chandra Hamzah Komut BTN
(Foto: Riset)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias (Ahok) resmi menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Demikian disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir.

"Pak Basuki (Tjahaja Purnama) akan jadi komisaris utama di pertamina," kata Erick di Istana Negara, Jumat (22/11/2019).

Selain mengangkat Ahok, Kementerian BUMN juga mengangkat Budi Gunadi Sadikin sebagai Wakil Komisaris Utama Pertamina. Adapun Budi nantinya akan membantu kerja Ahok di BUMN perminyakan itu. Budi Gunadi diketahui saat ini menjabat Wamen BUMN.

"(Basuki) didampingi oleh pak Wamen (BUMN) Pak Budi Sadikin jadi wakil komisaris utama," kata dia.

Kementerian BUMN juga mengangkat Pahala Mansyuri sebagai Direktur Utama BTN dan Chandra Hamzah sebagai Komisaris Utama. Adapun Pahala sebelumnya adalah Direktur Keuangan Pertamina dan Chandra adalah mantan komisioner KPK. Sementara posisi Pahala di Pertamina digantikan oleh Ema Srimartini.

"Karena memang kan yang sebelumnya pahala kan ada tugas baru juga sebagai Dirut BTN dan Komisaris Utama Pak Chandra Hamzah," kata dia.

Erick tidak mau ambil pusing mengenai penolakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok oleh Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) PT. Pertamina.

"Saya rasa pro kontra tidak hanya Pak Basuki, saya sendiri ada pro kontra, Pak Chandra ada pro kontra," kata Erick.

Erick meminta semua pihak untuk melihat dahulu kinerja seseorang. Bukan menolak terhadap siapapun termasuk Ahok untuk menjabat di salah satu BUMN. Untuk itu dia berharap tidak ada lagi pihak-pihak yang mempermasalahkan Ahok menjadi Komisaris Utama Pertamina.

"Yang penting begini, kasih kesempatan kita bekerja, dan lihat hasilnya kadang-kadang kita suuzon orang ini begini begini tanpa melihat hasil," ujar dia.[jat]

Komentar

Embed Widget
x