Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 16:01 WIB

Inilah Penggerak Bursa Saham Eropa

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 21 November 2019 | 14:51 WIB
Inilah Penggerak Bursa Saham Eropa
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, London - Saham Eropa terlihat lebih rendah pada Kamis (21/11/2019) karena hubungan antara China dan AS berada di bawah tekanan atas Hong Kong.

Indeks akan bergerak di tengah kekhawatiran bahwa "fase satu" dari kesepakatan perdagangan antara kedua pembangkit tenaga listrik mungkin didorong ke 2020.

FTSE 100 Inggris diperkirakan akan dibuka di sekitar 26 poin pada 7.236. Ineks DAX Jerman terlihat sekitar 62 poin lebih rendah pada 13.096. Indeks CAC 40 Prancis diatur untuk meluncur di sekitar 28 poin menjadi 5.866, menurut data IG seperti mengutip cnbc.com.

Kedua kamar Kongres AS mengeluarkan undang-undang yang mendukung para demonstran pro-demokrasi Hong Kong pada hari Rabu. Kondisi ini menempatkan Presiden Donald Trump dalam kesulitan potensial ketika ia mencoba untuk melakukan kesepakatan perdagangan dengan China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang mengatakan Beijing "mengutuk dan dengan tegas menentang" RUU pertama, menurut Reuters.

Reuters juga melaporkan Rabu, mengutip para pakar perdagangan dan sumber-sumber yang dekat dengan pemerintahan Trump, bahwa penyelesaian kesepakatan parsial dapat ditunda hingga 2020 karena China mengejar pengembalian tarif yang lebih komprehensif.

Saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada Kamis sore, dengan indeks Hang Seng Hong Kong jatuh 1,61% untuk memimpin kerugian.

Dalam berita perusahaan, Thyssenkrupp pada hari Kamis melaporkan pelebaran rugi bersih setahun penuh untuk fiskal 2019 dan menurunkan prospek 2020-nya.

Di depan data, angka pembiayaan sektor publik Inggris untuk bulan Oktober akan tiba pada pukul 9:30 pagi waktu London sementara flash kepercayaan konsumen zona euro November akan dipublikasikan pada pukul 3:00 malam waktu London.

Komentar

Embed Widget
x