Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 15:42 WIB

Bursa Saham Eropa Abaikan Ketidakpastian AS-China

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 19 November 2019 | 17:12 WIB
Bursa Saham Eropa Abaikan Ketidakpastian AS-China
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, London - Pasar saham Eropa diperdagangkan di wilayah positif pada hari Selasa (19/11/2019). Meskipun ada ketidakpastian dan pesimisme atas hasil pembicaraan perdagangan antara AS dan China

Indeks acuan Eropa, Stoxx 600 naik 0,4% pada transaksi awal. Dengan sumber daya dasar dan saham perjalanan dan liburan masing-masing naik 0,9% untuk memimpin kenaikan karena mayoritas sektor dan bursa utama menguat. Indeks FTSE naik 0,9%, indeks DAX menguat 1,1% dan indeks CAC naik 0,4% seperti mengutip cnbc.com.

Status pembicaraan perdagangan antara negara adidaya ekonomi China dan AS tetap menjadi fokus bagi investor global. Saham-saham di Asia bervariasi dalam perdagangan Selasa sore di tengah kekhawatiran atas kondisi negosiasi.

Beijing pesimis tentang kesepakatan perdagangan itu, kata satu sumber pemerintah kepada Eunice Yoon dari CNBC, Senin. China prihatin setelah Presiden Donald Trump mengatakan tidak akan ada pengembalian tarif, yang menurut Beijing pada prinsipnya telah disetujui kedua pihak, Yoon melaporkan.

Ada harapan selama akhir pekan bahwa pembicaraan, yang bertujuan untuk menyegel "fase pertama" dari perjanjian perdagangan, dapat mengalami kemajuan dengan laporan oleh media pemerintah China yang menyatakan bahwa pembicaraan perdagangan "konstruktif" telah terjadi antara Washington dan Beijing.

Keresahan di Hong Kong juga diawasi ketat oleh investor. Pergolakan kampus Universitas Hong Kong antara pengunjuk rasa anti-pemerintah dan polisi kini memasuki hari ketiga. Pemimpin kota Carrie Lam telah mendesak solusi damai.

Sementara itu, badan legislatif utama China mengatakan pengadilan Hong Kong tidak memiliki kekuatan untuk memutuskan larangan yang diusulkan untuk masker wajah, lapor Reuters, mengutip kantor berita negara Xinhua.

Dalam berita Eropa, fokus di Inggris tetap pada kampanye politik. Partai oposisi Inggris, Partai Buruh pada hari Selasa akan membidik miliarder "cabul", menjanjikan redistribusi kekayaan secara radikal, lapor Reuters.

Operator satelit SES anjlok lebih dari 21% pada awal perdagangan setelah ketua Komisi Komunikasi Federal A.S. mendukung lelang publik untuk membebaskan spektrum untuk C-band sebesar 5G, menurut Reuters.

Perusahaan teknologi Inggris Halma melihat sahamnya naik 7,6% setelah melaporkan hasil sementara. Sementara Homeserve juga naik 6,3% setelah membukukan kenaikan laba semester pertama.

Saham Easyjet naik 2,2% setelah pembawa anggaran melaporkan hasil tahunan di bagian atas pedomannya.

Komentar

Embed Widget
x