Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 23:29 WIB

Bursa Saham AS Berpotensi Positif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 18 November 2019 | 18:45 WIB
Bursa Saham AS Berpotensi Positif
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS lebih tinggi pada Senin pagi (18/11/2019).

Sekitar pukul 6 pagi ET, Dow futures menunjukkan pembukaan positif lebih dari 40 poin. Futures pada S&P dan Nasdaq juga menunjuk ke pembukaan yang lebih tinggi.

Pelaku pasar tetap fokus pada pembicaraan perdagangan AS-Tiongkok. Dow Jones Industrial Average mencapai 28.000 untuk pertama kalinya pada hari Jumat setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan China dan AS hampir mencapai kesepakatan perdagangan.

Pada hari Sabtu, media pemerintah China mengatakan kedua pihak melakukan "pembicaraan konstruktif" tentang perdagangan yang mencakup Wakil Perdana Menteri Liu He, perwakilan perdagangan AS Robert Lighthizer, dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

"Lebih dari pada putaran sebelumnya, kami melihat momentum menuju mencapai setidaknya kesepakatan perdagangan terbatas, dan tentu saja kesepakatan mini akan menghilangkan beberapa sentimen negatif yang menggantung pada ekonomi dan pasar nyata," kata Patrik Schowitz, ahli strategi multi-aset global di JP Morgan Asset Management seperti mengutip cnbc.com.

"Kami telah meningkatkan prospek kami pada ekuitas sebagai kelas aset," tambahnya. "Ekuitas pasar berkembang sekarang menjadi wilayah kami yang paling disukai bersama dengan ekuitas topi besar AS."

Selain itu, investor juga memantau perkembangan di Hong Kong saat kerusuhan sipil berlanjut.

Sementara itu, para pejabat Cina mengejutkan pasar dengan pengumuman penurunan suku bunga utamanya untuk pertama kalinya sejak 2015. Langkah ini memicu spekulasi langkah-langkah stimulus lebih lanjut di Tiongkok.

Di depan data, akan ada angka-angka survei pemimpin bisnis pada pukul 8:30 pagi ET, survei National Association of Home Builders akan dirilis pukul 10 pagi. Tidak ada penghasilan utama yang perlu diperhatikan.

Pada akhir pekan lalu, bursa saham AS berakhir menguat dan berhasil mencapai level rekor tertinggi baru pada penutupan perdangangan akhir pekan. Rekor ini dipicu optimisme atas potensi kesepakatan perdagangan AS-China yang semakin positif.

Selain itu kenaikan besar pada saham perusahaan kesehatan yang dipicu pengumuman dari Presiden AS Donald Trump tentang transparansi harga layanan kesehatan.

Dow Jones berhasil mencetak rekor dan menyentuh level 28.000 untuk pertama kalinya, setelah penasehat ekonomi pemerintah AS Larry Kudlow mengatakan bahwa China dan AS semakin dekat untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Komentarnya yang muncul setelah beberapa laporan menyatakan kedua belah pihak berselisih mengenai persyaratan perjanjian perdagangan fase satu, menjadi dorongan bagi pasar. Dow Jones ditutup naik 222,93 poin (+0,8%) menjadi 28.004,89.

Sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq juga ke level tertinggi sepanjang masa baru, setelah masing-masing naik 23,83 poin (+ 0,77%) menjadi 3.120,46 dan 61,81 poin (+0,73%) menjadi 8.540,83.

Secara mingguan ketiga indeks utama saham AS berhasil membukukan penguatan dengan Dow Jones naik +1,17%, S&P 500 menguat +0,89% dan Nasdaq menguat +0,77%.

Komentar

Embed Widget
x