Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 15:59 WIB

Laba PT Astrindo Nusantara Jadi US$12,9 Jt

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 15 November 2019 | 16:01 WIB
Laba PT Astrindo Nusantara Jadi US$12,9 Jt
PT Astrindo Nusantara - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) mencatat laba bersih per 30 September 2019 menjadi sebesar US$12,9 juta dari periode yang sama tahu 2018 sebesar US$3,42 juta.

Sementara pendapatan yang naik menjadi US$48 juta dari pendapatan US$11 juta. Meskioun beban pokok pendapatan meningkat US$9,7 juta dari beban pokok US$2,93 juta. Namun laba bruto naik menjadi US$38,4 juta dari laba bruto tahun sebelumnya yang US$8,1 juta.

Selain itu, beban lain-lain bersih turun menjadi US$7,34 juta dari beban lain-lain bersih US$9,28 juta. Untuk laba sebelum beban pajak penghasilan menjadi US$31 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang US$1,18 juta.

Sehingga laba neto diraih sebesar US$20,4 juta dari lab neto tahun sebelumnya yang US$2,56 juta tahun sebelumnya.

Adapun total aset perseroan mencapai US$1,31 miliar hingga periode 30 September 2019 naik dari total aset US$1,23 miliar hingga periode 31 Desember 2018.

BIPI sebelumnya bernama PT Benakat Integra Tbk merupakan perubaha nama dari PT Benakat Petroleum Energy Tbk) (BIPI) didirikan dengan nama PT Macau Oil Engineering and Technology tanggal 19 April 2007 dan mulai beroperasi pada tahun 2007.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Benakat Integra Tbk, yaitu: PT Indotambang Perkasa (pengendali) (36,65%) dan Interventures Capital Pte. Ltd (16,46%). Adapun pengendali akhir BIPI adalah Konsorsium Omar Putihrai. Saham publik sebesar 43,3%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan BIPI adalah bergerak di bidang pembangunan, perdagangan, pertambangan, perindustrian, dan jasa. BIPI saat ini merupakan perusahaan induk yang bergerak dalam bidang eksplorasi & produksi minyak dan gas bumi serta energi & jasa pendukung.

Pada tanggal 01 Februari 2010, BIPI memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BIPI (IPO) kepada masyarakat sebanyak 11.500.000.000 dengan nilai nominal Rp100 per saham saham dengan harga penawaran Rp140 per saham.

Untuk Waran Seri I yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif sebanyak 6.500.000.000 dengan pelaksanaan sebesar Rp145 per saham. Saat itu setiap pemegang saham Waran berhak membeli satu saham perusahaan selama masa pelaksanaan yaitu mulai tanggal 11 Agustus 2010 sampai dengan 08 Pebruari 2013. Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 11 Februari 2010.

Komentar

Embed Widget
x