Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 15:40 WIB

PT Renuka Coalindo Ubah Nama Jadi PT Wilton Makmur

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 15 November 2019 | 12:41 WIB
PT Renuka Coalindo Ubah Nama Jadi PT Wilton Makmur
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Renuka Coalindo Tbk (SQMI) mengubah namanya menjadi PT Wilton Makmur Indonesia Tbk sejak Kamis, 14 November 2019.

Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan batu bara ini, menjelaskan pergantian nama tersebut telah mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 9 Oktober 2019 lalu. Bahkan perseroan juga telah mendapatkan persetujuan dan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (15/11/2019). Selain itu, para pemegang saham juga telah menyetujui perubahan susunan direksi dan komisaris.

Perseroan telah mengangkat Oktavia Budi Raharjo sebagai Direktur Utama menggantikan Shantanu Lath, serta mengangkat Andrianto Darmasaputra Lawrence dan Ethan Chia Wei sebagai Direktur.

Sementara Vishwanath Mathur mengundurkan diri dari kursi Komisaris Utama yang akan digantikan Wijaya Lawrence. Sementara Mohamad Rylan menjadi Komisaris Independen lagi.

Perubahan nama ini setelah Wilton Resources Holding Pte Ltd (WRH) menguasai menguasai 96,6% saham perseroan sehingga menjadi pemegang saham pengendali (PSP) baru yakni .

Perubahan ini, setelah perusahaan yang tercatat di bursa efek Singapura itu menyerap sebanyak 15,064 miliar saham dengan harga Rp250 per saham pada penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue SQMI.

Dengan demikian, WRH menguasai 96,95% saham SQMI. Padahal sebelumnya PSP emiten tambang mineral itu adalah Renuka Energy Resources Holding sebesar 80%.

Perseroan dahulu bernama Allbond Makmur Usaha Tbk (SQMI) didirikan tanggal 21 Maret 2000 dengan nama PT Sanex Qianjiang Motor International dan memulai kegiatan komersial pada tahun 2001 sebagai perusahaan perakitan sepeda motor Tiongkok SANEX.

Saat ini, SQMI terutama bergerak dalam bidang perdagangan dan pertambangan. Saat ini, SQMI bergerak dalam bidang perdagangan batubara (memulai kegiatan komersial tahun 2010), sedangkan kegiatan pertambangan dilakukan melalui anak usaha (PT Jambi Prima Coal).

Komentar

Embed Widget
x