Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 23:29 WIB

IHSG Menguji Level Support

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 14 November 2019 | 08:01 WIB
IHSG Menguji Level Support
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - IHSG terkonsolidasi lagi untuk menguji support 6.150. Indikator stochastic bergerak mendatar dengan dorongan momentum RSI yang terlihat lesu diarea oversold.

Menurut analis saham Reliance Sekuritas, apabila tidak mampu di atas level 6.150 lagi, pergerakan IHSG mengarah pada pengujian support lower bollinger bands yang berada di kisaran 6.125 hingga 6.100.

"Sehingga kami perkirakan IHSG akan cenderung bergerak terkonsolidasi dengan percobaan kembali menguat pada support resistance 6.125-6.200. Saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal diantaranya; TPIA, BRPT, SMBR, SIDO, KLBF, BNGA, BJBR, TLKM, JSMR, MEDC, ANTM, BEST, PTPP, WIKA, AKRA," demikian mengutip hasil risetnya, Rabu (13/11/2019).

Pada penutupan kemarin, IHSG berakhir melemah (-0.62%) atau 38.49 poin ke level 6142.50. Saham-saham sektor pertambangan (-1.86%) menjadi pemimpin pelemahan. Dengan produsen tambah batubara tertekan setelah harga batu bata turun cukup signifikan.

Penurunan tersebut mengiringi turunnya eksport batu bara NC kel evel terendah dari 3 pekan terakhir. Demikian juga dengan ekspor barubara Indonesia juga tercatat turun menjadi 5.05 juta ton terendah sejak awal bulan Oktober kemarin dari 5.68 juta ton.

Hal tersebut sebagai indikasi turunnya permintaan batubara sehingga berpotensi menaikan stok persediaan barubara global. Investor asing melakukan aksi jual net buy sebesar Rp281,30 miliar dengan komposisi net sell sebesar Rp268,29 miliar pada pasar reguler dan net buy 549.59 miliar pada pasar negosiasi.

Sementara di bursa saham AS, indeks Dow Jones Industrial Average mencapai tertinggi sepanjang masa pada hari Rabu (13/11/2019) ketika saham Disney muncul menjadi pelopor. Sementara investor mencerna kesaksian dari pejabat tinggi Federal Reserve.

Rata-rata 30-saham berakhir 92,10 poin lebih tinggi, atau 0,3% pada 27.783,59, mencetak rekor intraday dan penutupan. Disney melonjak 7,4% setelah raksasa media itu mengatakan layanan streaming + Disney mendapat lebih dari 10 juta sign-up setelah diluncurkan pada Selasa.

Sementara itu, S&P 500 menambah rekor penutupan tertinggi, yang ke-20 tahun ini, mengakhiri hari naik 0,1% pada 3,094,04. Namun Nasdaq Composite, ditutup tepat di bawah garis datar di 8,482.10 seperti mengutip cnbc.com.

Kenaikan ditutup setelah Dow Jones melaporkan pembicaraan perdagangan AS dan China telah menghantam pembelian pertanian. Laporan itu juga mengatakan Beijing menolak permintaan dari AS untuk mengekang transfer teknologi serta mekanisme penegakan hukum. China juga dilaporkan menolak keras komitmen untuk pembelian pertanian spesifik dari AS.

Komentar

Embed Widget
x