Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 23:41 WIB

Bursa Saham AS Bisa Bergerak Lebih Rendah

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 13 November 2019 | 19:41 WIB
Bursa Saham AS Bisa Bergerak Lebih Rendah
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS lebih rendah pada hari Rabu (13/11/2019) karena investor melihat ke depan untuk kesaksian dari pejabat penting Federal Reserve peringkat. Pasar juga mencerna berita beragam di sekitar pembicaraan perdagangan AS-China.

Pada 7:00 ET, Dow Jones Industrial Average berjangka turun 114 poin, menunjukkan pembukaan negatif lebih dari 104 poin. Indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 futures juga menunjukkan kerugian pada pembukaan.

Ketua Fed, Jerome Powell mengatakan akan membahas Komite Ekonomi Bersama Kongres nanti di hari itu. Kesaksian Powell muncul setelah The Fed memangkas suku bunga pada bulan Oktober untuk ketiga kalinya tahun ini.

Setelah pertemuan itu, Powell menaikkan batasan untuk pemotongan lebih lanjut, tetapi mengisyaratkan The Fed jauh dari kenaikan suku bunga seperti mengutip cnbc.com.

Pemotongan suku bunga terbaru The Fed membantu rata-rata utama mencapai rekor tertinggi baru-baru ini. Bahkan, S&P 500 dan Nasdaq Composite memposting catatan intraday baru pada hari Rabu. Tetapi ketidakpastian di sekitar perdagangan AS - Cina telah menjaga rally selama beberapa hari terakhir karena investor mencari petunjuk tentang keadaan negosiasi tersebut.

AS dan Cina dilaporkan berselisih soal tarif saat mereka berusaha untuk menyelesaikan fase satu dari kesepakatan perdagangan mereka. Wall Street Journal melaporkan Selasa malam, mengutip orang-orang yang akrab dengan pembicaraan itu, bahwa kebuntuan adalah apakah AS harus menghapus tarif yang ada atau hanya akan membatalkan tugas yang akan mulai berlaku pada 15 Desember.

Laporan itu muncul setelah Presiden Donald Trump mengatakan kepada Economic Club of New York bahwa Cina sedang "sekarat" untuk membuat kesepakatan perdagangan. Namun, Trump tidak memberikan rincian tentang bagaimana pembicaraan telah berkembang. Trump juga menyalahkan administrasi AS sebelumnya karena membiarkan China "menipu" pada perdagangan.

Di bagian depan data, akan ada nomor CPI pada jam 8:30 ET dan angka-angka Anggaran Federal dirilis pada jam 2 malam. ET.

Komentar

Embed Widget
x