Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 20:07 WIB

IHSG Jatuh 1,2%

Cadangan Devisa Oktober Capai US$126,7 Miliar

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 7 November 2019 | 11:21 WIB
Cadangan Devisa Oktober Capai US$126,7 Miliar
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bank Indonesia mengungkapkan cadangan devisa per akhir Oktober 2019 sebesar US$126,7 miliar atau naik 1,93% dibandingkan bulan lalu sekitar US$124,3 miliar.

Cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Demikian mengutip keterangan resmi BI, Kamis (7/11/2019).

Dengan cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Posisi cadangan devisa pada Oktober 2019 seiring penerbitan global bond pemerintah, penerimaan devisa migas, dan penerimaan valas lainnya.

Bank Indonesia menegaskan cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik .

Saat ini pergerakan IHSG jatuh 1,2% ke 6.138,77 dari pembukaan di 6.234 yang berada di area positif. Volume perdagangan baru mencapai 3,4 miliar saham senilai Rp3,09 triliun sebanyak 319.388 kali transaksi.

Indeks bergerak seiring dengan 275 saham melemah, 86 saham menguat dan 132 saham belum berubah. Saham teraktif saat ini seperti saham BBRI dengan nilai transaksi mencapai RP571,3 miliar di harga Rp3.980 yang turun 4,3%. Saham TLKM senilai Rp181,5 miliar di harga Rp4.030 yang turun 2,1%. Saham BNLI mencapai Rp146,1 miliar di harga Rp1.245 yang turun 9,7%.

Perdagangan mengalami net foreign sell hingga Rp491,11 miliar. Dengan penjualan investor asing mencapai Rp1,1 triliun. Sedangkan pembelan investor asing sebesar Rp637,42 miliar.


Komentar

Embed Widget
x