Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 20:42 WIB

Dana Swasta Baru Mampu 28% Bangun Jalan Tol

Kamis, 7 November 2019 | 08:01 WIB
Dana Swasta Baru Mampu 28% Bangun Jalan Tol
(Foto: Inilahcom/Didik)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan realisasi investasi ruas tol yang dikembangkan bersama swasta masih minim, baru mencapai 28 persen dari total target.

Periode 2015-2019 investasi jalan tol hanya Rp142 triliun dari target Rp500 triliun. Dalam lima tahun ke depan, pemerintah menargetkan memiliki jalan tol 4.500-5.000 kilometer.

Pemerintah telah membuka peluang perang swasta melalui skema Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Demikian pernyataan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko D Heripoerwanto di Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Rendahnya realisasi juga terjadi pada proyek sistem pengadaan air minum (SPAM). Hanya 19 persen dari target, atau sekitar Rp3,8 triliun dari Rp20,5 triliun. "Kementerian PUPR akan terus mendorong peran swasta lewat state guarantee model, bond issuance, pemerintah beri garansi dan dukungan. Pembiayaan swasta jadi fokus penting karena pembangunan infrastruktur negara tidak bisa hanya mengandalkan APBN."

Ketika membuka pameran konstruksi dan infrastruktur di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019), Presiden Joko Widodo menyinggung pentingnya peran swasta dalam pembangunan infrastruktur. Presiden meminta swasta terus diberikan ruang agar bisa ikut membiayai pembangunan nasional.

Presiden Jokowi mengungkapkan kalangan swasta banyak yang mengeluh kepadanya karena proyek diambil BUMN. Karena itu, ia mendorong dalam lima tahun pemerintahannya (2019-2024) peran swasta bisa lebih besar lagi. Dengan semangat kolaboratif, Jokowi yakin pembangunan infrastruktur yang kembali digalakkan bisa terlaksana.

Dalam sambutannya pada acara Pembukaan Konstruksi Indonesia 2019 di JI-Expo Kemayoran itu, Presiden memastikan pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur di Tanah Air. Dalam lima tahun ke depan, pemerintah menargetkan memiliki jalan tol 4.500 sampai 5.000 kilometer.

Sejak memerintah pada 2014-2019, Presiden Jokowi mengklaim telah membangun lebih dari 718 Km jalan tol. Akhir tahun ini, diperkirakan sudah ada 1.500 Km jalan tol yang dibangun. "Akhir tahun ini kita akan memiliki kurang lebih 1.500 Km jalan tol. Ini hanya 5 tahun."

Untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur, pemerintah meningkatkan alokasi anggaran. Dari sebelumnya hanya Rp402 triliun, tahun depan meningkat menjadi Rp430 triliun. [nes]

Komentar

Embed Widget
x