Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 19:42 WIB

PT Sky Energy Catat Laba Jadi Rp26,08 Miliar

Rabu, 6 November 2019 | 07:01 WIB
PT Sky Energy Catat Laba Jadi Rp26,08 Miliar
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) mencatat pertumbuhan laba per 30 September 2019 menjadi Rp26,08 miliar dari Rp20,89 miliar di periode sama tahun 2018.

Kenaikan laba tersebut karena penjualan bersih meningkat menjadi Rp357,73 miliar dari penjualan bersih Rp333,22 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (5/11/2019).

Laba kotor naik menjadi Rp87,35 miliar dari laba kotor Rp64,75 miliar. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp34,67 miliar dari laba sebelum taksiran pajak tahun sebelumnya yang Rp27,94 miliar.

Adapun total aset perseroan mencapai Rp512,25 miliar hingga periode 30 September 2019 turun dari jumlah aset Rp567,95 miliar hingga 31 Desember 2018.

PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) didirikan pada tanggal 04 Juli 2008.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Sky Energy Indonesia Tbk, yaitu: PT Trinitan Global Pasifik (sebelumnya bernama PT Matracom Multi Perdana) (69,50%) dan Hitachi High Technologies Pte. Ltd (10,50%). Saham publik sebesar 42,6%.

Ruang lingkup kegiatan JSKY adalah bergerak dalam bidang industri mesin pembangkit listrik. Kegiatan usaha utama JKSY adalah menjalankan kegiatan usaha industri mesin pembangkit listrik, energy alternatif dan komponen-komponennya, antara lain memproduksi solar home system.

Pada tanggal 13 Maret 2018, JSKY memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham JSKY (IPO) kepada masyarakat sebanyak 203.256.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp400 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Maret 2018. [nes]

Komentar

x