Find and Follow Us

Senin, 16 Desember 2019 | 05:00 WIB

Erick Tohir Jadi Menteri, Pasar Pilih Saham ABBA

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 22 Oktober 2019 | 06:33 WIB
Erick Tohir Jadi Menteri, Pasar Pilih Saham ABBA
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Investor pasar saham menyambut positif rencana Erick Thohir yang disebut-sebut masuk dalam Kabinet Presiden Joko Widodo-Wapres Maruf Amin.

Harga saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA), milik Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf dalam Pilpres 2019 itu, naik 28 persen. Erick dipastikan jadi menteri Kabinet Kerja II, usai menemui Presiden Jokowi, di Istana Negara Jakarta, Senin (21/10/2019).

RTI Infokom mencatat, harga saham Mahaka Media melesat 28,96 persen ke level Rp236 per saham pada penutupan perdagangan Senin siang. Harga saham emiten berkode ABBA ini mencapai titik tertinggi dalam sebulan terakhir. Itu prestasi tersendiri.

Pasalnya, rata-rata harga saham Mahaka Media justru bergerak stagnan pada level Rp130 per saham. Harga ABBA baru mulai bergerak ke arah Rp160 per saham pertengahan bulan ini. Kini malah tembus lebih dari Rp200 per saham, seperti mengutip emitennews.com.

Kenaikan juga terjadi pada saham Intermedia Capital yang ditutup menguat 11,21 persen ke level Rp119 per saham pada sesi I perdagangan Senin ini. Angka itu harga tertinggi sejak perdagangan 25 September 2019. Saham perusahaan terpantau lebih banyak dalam tren pelemahan dalam sebulan ini.

Senior Vice President Royal Investium Sekuritas Janson Nasrial menilai lonjakan kedua harga saham ini memang ada kaitannya dengan pemanggilan Erick ke Istana Negara. Investor merespons positif kemungkinan pendiri Mahaka Media, sekaligus Direktur Utama Intermedia Capital itu, sebagai menteri.

Meski begitu, kata Janson kepada CNNIndonesia, kenaikan harga saham tersebut euforia semata lantaran bukan berdasarkan fundamental perusahaan. "Kenaikan harga saham hanya sebatas euforia sesaat, jadi bisa koreksi agak dalam setelah beritanya sudah lewat," katanya.

PT Mahaka Media Tbk (dahulu Abdi Bangsa Tbk) (ABBA) didirikan 28 November 1992 dengan nama PT Abdi Massa kemudian diubah menjadi PT Abdi Bangsa dan mulai beroperasi komersial pada tahun 1993.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Mahaka Media Tbk, antara lain: PT Beyond Media (induk usaha) (42,73%), Trimegah Securities Tbk (TRIM) (17,56%) (saham jaminan atas transaksi repo PT Beyond Media), Abbey Communications (10,27%) dan Muhamad Lutfi (8,46%). Saham publik sebesar 30,8%.

Kegiatan bisnis ABBA adalah penerbitan dan percetakan pers dan non pers, termasuk perfilman, periklanan dan informasi multimedia. Saat ini, Mahaka Media Tbk menjadi induk perusahaan multi media dengan unit-unit usaha seperti surat kabar (Harian Republika), majalah (Golf Digest), penerbit buku (Ayat-Ayat Cinta), televisi (Jak TV), radio (Gen FM, Delta FM, FeMale Radio, Prambors), media luar ruang serta media digital.

Pada tanggal 5 Februari 1993, ABBA memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ABBA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 2.899.951 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham. Saham yang ditawarkan ini tidak dicatatkan di Bursa Efek.

Pada tanggal 29 Juni 2000, ABBA memperoleh pernyataan efektif untuk melaksanakan Penawaran Umum Terbatas I sebanyak 15.000.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000 per saham dimana setiap pemegang saham yang memiliki 2 saham berhak atas 3 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) untuk membeli 3 saham baru yang ditawarkan dengan harga Rp1.500 per saham.

Pada tanggal 3 April 2002, Perusahaan melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Jakarta sebanyak 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham. [nes]

Komentar

Embed Widget
x