Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 21:26 WIB

PT Chandra Asri Bagi Dividen Rp93,4 M

Senin, 21 Oktober 2019 | 16:55 WIB
PT Chandra Asri Bagi Dividen Rp93,4 M
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyiapkan dana Rp93,4 miliar unntuk membagikan dividen interim atau setara dengan Rp5,24 per saham.

Dividen interim yang dibagikan ini setara dengan 20,5 persen dari laba per saham dasar TPIA akhir Juni lalu yang sebesar US$0,0018 per saham. Dividen tersebut dibagikan untuk 17.883.520.260 saham

Demikian mengutip keterangan resmi KSEI, Senin (21/10/2019). Adapun jadwal pembagian dividen TPIA diantaranya, Cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 24 Oktober 2019. Ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 25 Oktober 2019.

Cum dividen pasar tunai pada 28 Oktober 2019. Ex dividen pasar tunai pada 29 Oktober 2019. Recording date pada 26 Oktober 2019. Serta Pembayaran dividen interim pada 1 November 2019.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) didirikan tanggal 2 Nopember 1984 dengan nama PT Tri Polyta Indonesia dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1993.

TPIA tergabung dalam grup Barito Pacific, dan Barito Pacific Tbk (BRPT) merupakan induk usaha dari TPIA.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Chandra Asri Petrochemical Tbk, antara lain: Barito Pacific Tbk (pengendali) (45,04%), SCG Chemicals Company Limited (30,57%), Magna Resources Corporation Pte Ltd (15,02%) dan Marigold Resources Pte Ltd (5,15%). Saham publik sebesar 8,2%.

Ruang lingkup kegiatan TPIA adalah bergerak dalam bidang usaha industri petrokimia, perdagangan, angkutan dan jasa. Saat ini, TPIA menjalankan usaha petrokimia yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan fasilitas-fasilitasnya yang terletak di Ciwandan, Cilegon dan Puloampel, Serang Banten.

Produk-produk utama Chandra Asri, antara lain: Olefins (ethylene, propylene, Py-Gas dan mixed C4), Polyolefins (polypropylene dipasarkan dengan merek Trilene dan polyethylene dipasarkan dengan merek Asrene dan Grene), Styrene Monomer, dan Butadiene

Pada tanggal 14 Juni 1996, TPIA memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam (sekarang Bapepam-LK) untuk melakukan pencatatan pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) atas seluruh sahamnya, yang telah ditempatkan dan disetor penuh, sejumlah 257.500.000 lembar dengan nilai nominal Rp1.000 per lembar. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia ini dihentikan (delisting) mulai tanggal 3 Pebruari 2003.

Kemudian tanggal 22 Mei 2008 TPIA melakukan pencatatan kembali (relisting) atas seluruh sahamnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh sejumlah 728.401.000 lembar dengan nilai nominal Rp1.000 per lembar dan harga perdana Rp2.200 per saham di Bursa Efek Indonesia. [nes]

Komentar

x