Find and Follow Us

Senin, 16 Desember 2019 | 04:48 WIB

IHSG Bisa Bangkit 0,7% di Pekan Ini

Oleh : Wahid Ma'ruf | Minggu, 13 Oktober 2019 | 19:50 WIB
IHSG Bisa Bangkit 0,7% di Pekan Ini
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Untuk awal pekan bulan Oktober 2019 data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini berakhir positif. Hal tersebut mengacu pada kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,73 persen menjadi 6.105,800 dari 6.061,252 pada pekan lalu.

Senada dengan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami peningkatan sebesar 0,75 persen menjadi sebesar Rp7.018,609 triliun dari Rp6.966,669 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Sementara itu untuk, data rata-rata transaksi BEI mengalami variasi pergerakan data yaitu kenaikan terdapat pada rata-rata volume transaksi yaitu sebesar 0,97 persen menjadi 14,776 miliar unit saham dari 14,634 miliar unit saham selama pekan lalu. Kemudian untuk perubahan terjadi pada rata-rata nilai transaksi dan rata-rata frekuensi transaksi, rata-rata nilai transaksi mengalami perubahan sebesar 1,06 persen menjadi Rp7,906 triliun dari Rp7,991 triliun pada penutupan pekan lalu.

Untuk rata-rata frekuensi transaksi mencatatkan perubahan sebesar 5,01 persen atau menjadi sebanyak 466,851 kali transaksi dari 491,470 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp50,680 triliun dan investor asing pada hari ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp477,81 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (11/10/2019).

BEI pada pekan ini mencatatkan dua Perusahaan Tercatat yang ke-39 dan ke-40 pada tahun ini, diawali pada Senin (7/10/2019) PT Gaya Abadi Sempurna Tbk dengan kode saham SLIS, bergerak pada sektor Miscellaneous Industry dan Subsektor Electronics dan pada Rabu (9/10/2019) PT Trinitan Metals and Minerals Tbk dengan kode saham PURE, bergerak pada sektor Basic Industry and Chemicals dan Subsektor Metal and Allied Products.

Pada Senin (7/10/2019), Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap VI Tahun 2019, yang diterbitkan oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap VI Tahun 2019 nilai nominal Rp1,192 triliuu. Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi adalah idAAA (Triple A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 79 Emisi dari 42 Perusahaan Tercatat senilai Rp89,87 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 417 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp440,90 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 118 Perusahaan Tercatat.

Sementara untuk surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.660,03 triliun dan US$400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp8,79 triliun.

Komentar

Embed Widget
x