Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 00:24 WIB

Graha Layar Prima Raih Kredit US$10 Juta dari KDB

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:27 WIB
Graha Layar Prima Raih Kredit US$10 Juta dari KDB
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) mendapat fasilitas kredit dari Korean Development Bank Cabang Singapura (KDB) sebesar US$10 juta.

Pinjaman ini menggunakan jaminan berupa corporate guarantee dari CJ CGV Co Ltd selaku pemegang saham pengendali perseroan. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (10/10/2019).

Perseroan akan menggunakan pinjaman ini untuk membiayai kebutuhan modal kerja ke depan. Kedua pihak menyepakati pinjaman tersebut pada 8 Oktober 2019.

Pada saat yang sama, perseroan juga menyepakati perjanjian transaksi valutas asing dengan PT Bank KEB Hana Indonesia dengan nilai maksimum US$10 juta. CJ CGV yang menguasai saham perseroan hingga 51%, juga memberikan corporate guarantee untuk perjanjian ini. Perseroan bertujuan supayua transaksi jual atau beli valas untuk membiayai kebutuhan modal kerja.

PT Graha Layar Prima Tbk (CGV Blitz) (BLTZ) didirikan tanggal 03 Februari 2004 dan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Oktober tahun 2006.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Graha Layar Prima Tbk, antara lain: PT Layar Persada (pengendali) (48,26%), CJ CGV Co., Ltd (22,99%) dan IKT Holdings Limited (11,40%). Saham publik sebesar 8,8%.

Ruang lingkup kegiatan BLTZ adalah menjalankan usaha di bidang perfilman, perekaman video, penyediaan makanan dan minuman serta jasa rekreasi dan hiburan. Kegiatan usaha utama yang sedang dijalankan blitz adalah dalam bidang pertunjukan film termasuk diantaranya jasa pendukung seperti penjualan makanan dan minuman serta penyediaan media iklan.

Selain itu, CGV Blitz juga menyediakan jasa konsultasi manajemen dan bantuan teknis dalam bidang pertunjukan film pada pihak ketiga melalui anak usaha (PT Graha Layar Mitra). Saat ini (31/03/2015), BLTZ mengoperasikan 9 bioskop CGV Blitz dan anak usaha yang berkerjasama dengan pihak mall mengoperasikan 3 bioskop Blitztheater.

Pada tanggal 06 Agustus 2015 BLTZ menganti nama brand bioskop dari Blitz Megaplex menjadi CGV Blitz.

Pada tanggal 28 Maret 2014, BLTZ memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BLTZ (IPO) kepada masyarakat sebanyak 74.410.400 dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp3.000 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 10 April 2014.

Komentar

Embed Widget
x