Find and Follow Us

Rabu, 16 Oktober 2019 | 23:44 WIB

PT Trisula Terbitkan Saham Baru 66,6%

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:12 WIB
PT Trisula Terbitkan Saham Baru 66,6%
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Trisula International Tbk (TRIS) segera melakukan penambahan modal dengan menerbitkan saham baru maksimal 2,09 miliar saham atau 66,6% saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Perseroan akan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) I. Pada pelaksanaan HMETD kali ini perseroan memberikan keempatan kepada PT Inti Nusa Damai (IND) sebagai pembeli siaga yang akan mengambil sebagian atas seluruh saham yang tidak diambil para pemegang saham yang lain.

Demikian mengutip keterangan resmi di BEI, Kamis (10/10/2019). Perseroan sudah mengadakan RUPSLB pada 9 Oktober 2019 untuk meminta persetujuan para pemegang saham. Rencananya hasil RUPSLB akan diumumkan pada 11 Oktober 2019. Perseroan memperkirakan dapat melakukan pendaftaran PMHETD I ke OJK. Dengan demikian ditargetkan pada 18 November akan mendapatkan pernyataan efektif dari OJK.

Dalam kegiatan ini, perseroan berharap akan dapat mengumpulkan dana maksimal Rp577,9 miliar. Sementara PT Trisula Insan Tiara (TNT) dan PT Karya Dwimanunggal Sejahtera (KDS) mengalmikan HMETD pada PT IND.

Dengan asumsi PT Tritirta Inti Mandiri (TIM) dan masyarakat melaksanakan HMETD maka proforma struktur permodalan perseroan menjadi PT Trisula insan Tiara menjadi 13,37% dari sebelumnya 40,12%. PT Karya Dwimanunggal Sejahtera sebesar 8,9% dari sebelumnya 26,9%. Untuk PT Tririrta Inti Mandiri stabil di 8,04%. Saham publk tetap sebesar 24,9%. PT Indti Nusa Damai sebesar 44,6%.

PT Trisula International Tbk (sebelumnya PT Trisula Global Fashion) (TRIS) didirikan tanggal 13 Desember 2004 dengan nama PT Transindo Global Fashion dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 2005.

Pengendali utama TRIS adalah Dedie Suherlan dan Kiky Suherlan. Kedua pengendali ini mengendalikan TRIS melalui PT Trisula Insan Tiara dan PT Karya Dwimanunggal Sejahtera.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Trisula International Tbk, yaitu: PT Trisula Insan Tiara (induk usaha) (40,17%), PT Karya Dwimanunggal Sejahtera (26,78%) dan Interventures Capital Pte Ltd (9,15%). Saham publik sebesar 24,2%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan TRIS antara lain menjalankan usaha dalam bidang perdagangan pakaian jadi (garmen), industri garmen, industri tekstil serta usaha terkait lainnya. Trisula dan anak usahanya memproduksi pakaian jadi dan memiliki gerai penjualan (sales outlet) milik sendiri dan secara konsinyasi melalui kerja sama dengan retailer di beberapa pusat perbelanjaan yang tersebar di hampir seluruh kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, dan Balikpapan.

Produk-produk pakaian jadi dipasarkan dengan berbagai merek, antara lain: JOBB, Jack Nicklaus, UniAsia, Man Club, G2000, Hallmark dan BONDS. Selain itu, Trisula dan anak usahanya juga memproduksi pakaian jadi untuk merek-merek terkenal internasional yaitu Hush Puppies, Eminent, Mizuno, Dillards, Basic House, dan lainnya.

Pada tanggal 15 Juni 2012, TRIS memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham TRIS (IPO) kepada masyarakat sebanyak 300.000.000 dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp300 per saham dan disertai 75.000.000 Waran seri I dan periode pelaksanaan mulai dari 28 Desember 2012 sampai dengan 28 Juni 2017 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp300 per saham. Saham dan Waran Seri I tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 28 Juni 2012.

Komentar

Embed Widget
x