Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 00:19 WIB

Bursa Saham AS Bisa di Area Negatif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 7 Oktober 2019 | 18:43 WIB
Bursa Saham AS Bisa di Area Negatif
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS melemah pada Senin (7/10/2019) karena investor bersiap untuk memulai pembicaraan perdagangan AS-China akhir pekan ini.

Sekitar pukul 7 pagi ET, Dow Jones Industrial Average berjangka menunjukkan kerugian 51 poin di pembukaan. S&P 500 dan Nasdaq 100 juga sedikit lebih rendah, seperti mengutip cnbc.com.

Pergerakan dalam perdagangan premarket terjadi setelah sebuah laporan media menyatakan bahwa pejabat Tiongkok semakin enggan untuk menyetujui kesepakatan perdagangan luas yang ditempuh oleh Presiden Donald Trump. Wakil Perdana Menteri Liu He, yang akan memimpin negosiasi untuk China, mengatakan kepada para pejabat tinggi bahwa tawarannya kepada AS tidak akan mencakup komitmen untuk mereformasi kebijakan industri Cina atau subsidi pemerintah, Bloomberg melaporkan Minggu, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Pembicaraan perdagangan antara AS dan China akan dilanjutkan di Washington, D.C., pada hari Kamis. Dua negara ekonomi terbesar di dunia telah memberlakukan tarif barang-barang satu sama lain bernilai miliaran dolar sejak awal 2018, menghancurkan pasar keuangan dan memburuknya sentimen bisnis dan konsumen.

Saham industri menunjukkan sedikit penurunan di premarket. Dana SPDR Sektor Pilih Industri (XLI) turun 0,5% pada perdagangan volume ringan, dipimpin oleh penurunan Fastenal dan Alaska Air Group.

Wall Street memasuki sesi Senin setelah Dow dan S&P 500 membukukan penurunan mingguan ketiga berturut-turut setelah data ekonomi AS yang mengecewakan menunjukkan bahwa perang perdagangan yang sedang berlangsung mulai mengambil korban, memicu kekhawatiran kemungkinan resesi.

Dow turun 0,9% minggu lalu sementara S&P 500 turun 0,3%.

Namun, data yang lemah itu juga meningkatkan harapan untuk kebijakan moneter yang lebih mudah dari Federal Reserve. Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga akhir bulan ini sekitar 80%, menurut alat FedWatch CME Group.

Komentar

Embed Widget
x