Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 13:32 WIB

Laba PT Barito Pacific Turun Jadi US$67,7 Juta

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 1 Oktober 2019 | 15:01 WIB
Laba PT Barito Pacific Turun Jadi US$67,7 Juta
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalami penurunan laba bersih per 30 Juni 2019 menjadi US$67,74 juta dari periode yang sama tahun 2018 sebesar US$136,4 juta.

Untuk pendapatan perseroan menjadi US$1,3 miliar dari US$1,55 miliar. Beban pokok pendapatan menjad US$973,43 juta dari US$1,1 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (1/10/2019).

Jadi laba kotor menjadi US$328,4 juta dari US$445,5 juta. Untuk beban penjaulan menjadi US$22,4 juta dari US$20,9 juta. Sedangkan beban administrasi menjadi US$51,3 juta dari US$54,7 juta. Beban keuangan menjadi US$99,1 juta dari US$114,09 juta. Rugi kurs menjadi US$1,1 juta dari US$9,9 juta.

Untuk itu laba sebelum pajak menjadi US$149,07 juta dari US$250,5 juta. Beban pajak penghasilan menjadi US$81,33 juta dari US$105,51 juta. Jadi laba bersih menjai US$67,74 juta dari US$136,4 juta.

Sementara total aset perseroan menjadi US$6,9 miliar dari US$7,04 miliar. Untuk total liabilitas menjadi US$4,2 milair dari US$4,3 miliar. Sedangkan total ekuitas perseroan menjadi US$2,7 miliar dari US$2,7 miliar.

PT Barito Pacific Tbk (dahulu PT Barito Pacific Timber Tbk) (BRPT) didirikan 04 April 1979 dengan nama PT Bumi Raya Pura Mas Kalimatan dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1983. BRPT berdomisili di Banjarmasin dengan pabrik berlokasi di Jelapat, Banjarmasin.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Barito Pacific Tbk, yaitu: Prajogo Pangestu, dengan persentase kepemilikan sebesar 69,21%. Saham publik sebesar 20,3%.

Ruang lingkup kegiatan BRPT bergerak dalam bidang kehutanan, perkebunan, pertambangan, industri, properti, perdagangan, energi terbarukan dan transportasi. Saat ini, BRPT dan anak usahanya berusaha di bidang kehutanan, petrokimia, properti, perkebunan dan sedang mengembangkan sejumlah lini usaha tambang dan energi ke dalam sebuah perusahaan sumber daya yang terdiversifikasi.

Produk-produk dan jasa yang dihasilkan anak usaha Barito Pacific meliputi bahan baku industri plastik di sektor hilir (etilena, propilena, py-gas, serta mixed C4), komoditas perkebunan (kelapa sawit, serta produk turunannya), kayu olahan (particle board), penyewaan gedung (perkantoran dan perhotelan), dan lain sebagainya.

Barito Pacific memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, yakni Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA).

Pada tanggal 11 Agustus 1993, BRPT memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BRPT (IPO) kepada masyarakat sebanyak 85.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000 per saham dengan harga penawaran Rp7.200 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 01 Oktober 1993.

Saham BRPT saat ini di Rp970 per saham dari pembukaan di Rp980 per saham.





Komentar

x