Find and Follow Us

Rabu, 11 Desember 2019 | 05:43 WIB

Laba PT Chandra Asri Jatuh Jadi US$33,3 Juta

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 24 September 2019 | 14:03 WIB
Laba PT Chandra Asri Jatuh Jadi US$33,3 Juta
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Laba bersih PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) jatuh menjadi US$33,34 juta per 30 Juni 2019 dari periode yang sama 2018 sebesar US$115,5 juta.

Perseroan pada periode tersebut mencatatkan pendapatan turun menjadi US$1,05 miliar dari US$1,2 miliar. Untuk beban pokok pendapatan menjadi US$918,79 juta dari US$1,04 miliar. Jadi laba kotor menjadi USR134,96 juta dari US$237,81 juta.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (23/9/2019). Untuk beban penjualan menjadi US$22,1 juta dari US$20,56 juta. Beban administrasi menajdi US$20,4 juta dari US$22,42 juta. Untuk beban keuangan menjadi US$30,29 juta dari US$25,9 juta. Rugi kurs menjadi US$2,2 juta dari US$7,9 juta.

Jadi laba sebelum pajak menjadi US$55,4 juta dari US$159,21 juta. Untuk beban pajak menjadi US$22,1 juta dari US$43,7 juta. Jadi laba bersih menjadi US$33,3 juta dari US$115,5 juta.

Sementara total aset perseroan menajdi US$3,19 miliar dari US$3,17 miliar. Sedangkan total liabilitas perseroan menjadi US$1,41 juta dari US$1,4 miliar. Untuk total ekuitas menjadi US$1,776 miliar dari US$1,770 miliar.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) didirikan tanggal 2 Nopember 1984 dengan nama PT Tri Polyta Indonesia dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1993.

TPIA tergabung dalam grup Barito Pacific, dan Barito Pacific Tbk (BRPT) merupakan induk usaha dari TPIA.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Chandra Asri Petrochemical Tbk, antara lain: Barito Pacific Tbk (pengendali) (45,04%), SCG Chemicals Company Limited (30,57%), Magna Resources Corporation Pte Ltd (15,02%) dan Marigold Resources Pte Ltd (5,15%). Saham publik sebesar 8,2%.

Ruang lingkup kegiatan TPIA adalah bergerak dalam bidang usaha industri petrokimia, perdagangan, angkutan dan jasa. Saat ini, TPIA menjalankan usaha petrokimia yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan fasilitas-fasilitasnya yang terletak di Ciwandan, Cilegon dan Puloampel, Serang Banten.

Produk-produk utama Chandra Asri, antara lain: Olefins (ethylene, propylene, Py-Gas dan mixed C4), Polyolefins (polypropylene dipasarkan dengan merek Trilene dan polyethylene dipasarkan dengan merek Asrene dan Grene), Styrene Monomer, dan Butadiene

Pada tanggal 14 Juni 1996, TPIA memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Bapepam (sekarang Bapepam-LK) untuk melakukan pencatatan pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) atas seluruh sahamnya, yang telah ditempatkan dan disetor penuh, sejumlah 257.500.000 lembar dengan nilai nominal Rp1.000 per lembar. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia ini dihentikan (delisting) mulai tanggal 3 Pebruari 2003.

Kemudian tanggal 22 Mei 2008 TPIA melakukan pencatatan kembali (relisting) atas seluruh sahamnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh sejumlah 728.401.000 lembar dengan nilai nominal Rp1.000 per lembar dan harga perdana Rp2.200 per saham di Bursa Efek Indonesia.

Komentar

Embed Widget
x