Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 01:02 WIB

IHSG Berakhir Jatuh 0,2% ke 6.231,47

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 20 September 2019 | 17:03 WIB
IHSG Berakhir Jatuh 0,2% ke 6.231,47
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - IHSG berakhir melemah 0,21% atau 12,99 poin ke level 6.231,47 dari pembukaan di 6.248,974 pada penutupan perdagangan Jumat (20/9/2019).

Pelemahan seiring dengan tekanan terhadap saham-saham indeks sektor industri dasar hingga 0,75%. Sedangkan sektor pertambangan yang naik 0,86% dan infrastruktur yang naik 1,21% menjadi penahan pelemahan hingga akhir sesi perdagangan. Saham-saham penambang logam naik dengan saham INCO (+4.61%) dan TIN (+3,70%) setelah komoditas tambang logam terlihat rebound.

Menurut analis saham Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, prospek pelarangan import tambang logam di Indonesia akan membawa dampak kenaikan harga komoditas tambang tersebut.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp833,82 miliar meskipun nilai tukar rupiah tertahan mampu menguat tipis 0,04% ke level Rp14.055 per US$.

Indeks LQ45 turun 0,2%, indeks JII menguat 0,2%, indeks IDX30 turun 0,2%, indeks SMInfra18 naik 0,3% dan indeks ISSI cenderung turun 0,07%.

Saham teraktif hari ini seperti saham BBRI dengan nilai transaksi jual mencapai Rp905,4 miliar dengan harga turun 1,4$ ke Rp4.160, saham BBCA senlai Rp800,8 miliar dengan harga turun 0,6% ke Rp29.950, saham TLKM dengan transaksi beli mencapai Rp566,9 miliar di harga Rp4.290 atau naik 1,9%, saham HOME senilai Rp446,5 miliar dengan harga turun 25,6% ke Rp84.

Sementara bursa saham Asia berakhir variatif dengan indeks Nikkei (+0,16%) dan TOPIX (+0,04%) serta CSI (+0,29%) memimpin penguatan. Sedangkan Hang Seng (-0,13%) melemah seiring sepinya perdagangan diakhir pekan.

Saham Asia melihat kenaikan moderat pada pengurangan volume, kecuali di India, di mana ekuitas melonjak setelah negara itu memangkas tarif pajak perusahaannya. Rupee juga naik.

Saham China dan Hong Kong datar karena pemotongan moderat China ke tingkat referensi untuk pinjaman bank gagal mengesankan investor. Investor cenderung mengalihkan fokus kepada perkembangan kesepaktan perdagangan AS dan China.

Untuk saham Eropa membuka perdagangan akhir pekan dengan melemah. Indeks Eurostoxx (-0.09%), FTSE (-0,03%) dan DAX (-0,26%) turun diawal sesi perdagangan. Pondsterling naik pada hari kedua karena Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker menyatakan optimisme kesepakatan Brexit dapat dicapai pada 31 Oktober.

Pekan depan investor akan terfokus kembali pada tensi perdagangan AS-China serta data indeks kinerja manufaktur di Eropa dan AS. Dimana data indeks kinerja manufaktur di Eropa maupun AS mendapat sedikit tekanan pada konsensusnya.

Komentar

Embed Widget
x