Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 00:18 WIB

IHSG Coba Amankan Posisi, Ini Saham Pilihannya

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 16 September 2019 | 07:01 WIB
IHSG Coba Amankan Posisi, Ini Saham Pilihannya
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Secara teknikal pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (16/9/2019) mengkonfirmasi pola dark cloud cover dengan terkoreksi menguji MA50 kembali yang berad dikisaran 6.300.

Indikator Stochastic memiliki pola dead-cross dan RSI bearish reversal momentum sehingga potensi pergerakan selanjutnya cukup psimis.

"Kami proyeksikan IHSG akan bergerak terkoreksi diawal pekan dengan support resistance 6.292-6.350. Saham-saham yang masih cenderung menarik secara teknikal diantaranya LSIP, AALI, SMGR, INTP, INDF, UNVR, WIKA, ERAA, RALS," kata analis saham Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi dalam risetnya akhir pekan lalu.

IHSG (-0,12%) pada penutupan Jumat (13/9/2019) melemah 7,33 poin kelevel 6.334.84 dengan saham-saham sektor pertambangan (-2,10%) menjadi penekan IHSG. Saham-saham produsen batubara dan tambang logam memimpin pelemahan setelah harga komoditasnya terkoreksi.

Investor terlihat swing kesaham-saham produsen CPO yang dimana indeks sektor pertanian (+0.97%) naik hampir sepersen dan mampu menahan aksi jual investor. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp135,15 miliar. Meskipun rupiah Rp13.967 per US$ terapresiasi sebesar 0,19%.

Pada akhir pekan lalu, bursa saham AS berakhir variatif pada perdagangan akhir pekan kemarin. Pelemahan saham Apple di tengah rilis data penjualan ritel AS bulan Agustus yang mengalami kenaikan 2 kali lipat dari perkiraaan, menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan pasar saham utama AS.

Dow Jones naik 37,07 poin (+0,14%) dan melanjutkan reli penguatannya dalam delapan hari berturut-turut menjadi 27.219,52. Sedangkan indeks S&P 500 turun tipis 2,18 poin (-0,07%) menjadi 3.007,39, tertekan oleh turunnya saham Apple setelah Goldman Sachs memangkas target harga untuk saham pembuat iPhone tersebut.

Sementara Nasdaq turun 17,75 poin (-0,22%) menjadi 8.176,71. Sepanjang pekan lalu, ketiga indeks saham utama AS membukukan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut, setelah melihat tanda-tanda potensi cairnya perang perdagangan antara AS-China.

Dalam sepekan, Dow Jones mengalami kenaikan sebesar +1,57%, S&P 500 menguat +0,96% dan Nasdaq meningkat +0,91%.

Komentar

Embed Widget
x