Find and Follow Us

Rabu, 16 Oktober 2019 | 23:38 WIB

BEI Cermati Kenaikan Harga Saham Ancora Resources

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 16 September 2019 | 06:01 WIB
BEI Cermati Kenaikan Harga Saham Ancora Resources
PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCCOM, Jakarta - Otoritas bursa saham menilai aktivitas transaksi saham PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnyaatau Unusual Market Activity (UMA).

Harga saham OKAS pada akhir pekan lalu di Rp224 per saham dari pembukaan di Rp270 per saham. Pada penutupan perdagangan 9 September, harga saham OKAS di Rp99 per saham. Pada penutupan perdagangan 10 September di Rp144 per saham. Pada penutupan perdagangan 11 September 2019 di harga Rp194 per saham. Saham OKAS pada penutupan perdagangan 12 September 2019 di harga Rp260 per saham.

BEI mengharapkan para investor untuk memperhatikan jawaban perseroan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasinya. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu.

Di samping itu, investor sebaiknya mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

PT Ancora Indonesia Resources Tbk (dahulu TD Resources Tbk) (OKAS) didirikan dengan nama PT Okansa Persada pada tanggal 15 September 2003 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada bulan Februari 2004.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Ancora Indonesia Resources Tbk, antara lain: PT Multi Berkat Energi (dahulu PT Ancora Resources) (52%), DBS Bank LTD SA Summer Harvest Pte, Ltd. (17,18%) dan J. Safra Sarasin Nominees(Sing) Pte Ltd Acc Burgundy Assets Corp (11,04%). Saham publik sebesar 15,5%.

Induk usaha OKAS adalah PT Multi Berkat Energi, sedangkan induk usaha terakhir adalah PT Emas Hitam Investindo.

Ruang lingkup kegiatan OKAS adalah pertambangan, perdagangan, pengangkutan, pertanian, industri, pembangunan dan jasa. Saat ini, kegiatan usaha OKAS adalah sebagai perusahaan induk atas anak usaha yang menjalankan usaha dibidang pertambangan (PT Multi Nitrotama Kimia dan PT Ancora Indonesia Mining belum memulai aktivitas operasi komersial).

Selain itu bisnis jasa pengeboran(drilling) dan perawatan sumur-sumur (PT Bormindo Nusantara), pengangkutan (PT Ancora Shipping, belum memulai aktivitas operasi komersial).

Namun pengumunan UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Komentar

Embed Widget
x