Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 03:10 WIB

Bursa Saham AS Bisa Naik

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 12 September 2019 | 19:27 WIB
Bursa Saham AS Bisa Naik
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Indeks saham berjangka AS lebih tinggi pada hari Kamis (12/9/2019) karena investor menyambut penundaan kenaikan tarif AS terhadap impor China bersama dengan program pembelian obligasi besar dari bank sentral Eropa.

Sekitar 7:52 ET, berjangka Dow Jones Industrial Average naik 96 poin, menunjukkan kenaikan 97 poin pada pembukaan. S&P 500 dan Nasdaq 100 futures juga menunjukkan pembukaan yang lebih tinggi, seperti mengutip cnbc.com.

Dow dan S&P 500 memasuki sesi Kamis kurang dari 1% dari rekor tertinggi yang dicapai pada Juli. Dow juga ditutup di atas 27.000 pada hari Rabu untuk pertama kalinya sejak 30 Juli sementara S&P 500 menembus di atas 3.000 untuk pertama kalinya sejak 31 Juli.

Presiden Donald Trump setuju untuk menunda kenaikan tarif tambahan untuk barang-barang Tiongkok dua minggu "sebagai isyarat niat baik." Langkah ini meningkatkan harapan adanya pencairan dalam gesekan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia.

AS dan China telah memberlakukan tarif pada barang satu sama lain bernilai miliaran dolar sejak awal 2018, menghancurkan pasar keuangan dan memburuknya sentimen bisnis dan konsumen. Para pejabat perdagangan dari kedua belah pihak diperkirakan akan mengadakan pembicaraan di Washington pada awal Oktober.

Saham pembuat chip seperti Micron Technology, Advanced Micro Devices, dan Skyworks Solutions semuanya diperdagangkan setidaknya 0,3% lebih tinggi di premarket. Raksasa teknologi Apple naik 0,5%.

Di tempat lain, investor mencerna keputusan terbaru dari pembuat kebijakan di Bank Sentral Eropa. ECB memangkas suku bunga deposito sebesar 10 basis poin dan meluncurkan program pembelian obligasi baru. Bank akan membeli aset senilai 20 miliar selama dibutuhkan.

Euro turun 0,4% terhadap dolar setelah pengumuman. Emas berjangka melonjak untuk diperdagangkan lebih dari 1% lebih tinggi pada US$1.520 per ounce.

Komentar

x