Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 03:25 WIB

BEI Cermati Transaksi Saham PT MNC Vision

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 9 September 2019 | 06:27 WIB
BEI Cermati Transaksi Saham PT MNC Vision
PT MNC Vision - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas bursa menilai transaksi saham PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) di luar kebiasaan dibanding periode sebelumnya atau Unusual Market Activity (UMA).

BEI mengharapkan para investor untuk memperhatikan jawaban perseroan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasinya. Di samping itu, investor sebaiknya mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, akhir pekan lalu.

Namun untuk status UMA ini, tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) (dahulu bernama PT Sky Vision Networks) didirikan pada tanggal 27 Desember 2006 dengan nama PT Sumber Primautama.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham MNC Vision Networks Tbk, yaitu: Global Mediacom Tbk (BMTR) (69,44%), PT MNC Asset Management (7,54%) dan PT MNC Media Investasi (7,41%). Saham publik sebesar 10%.

Ruang lingkup kegiatan IPTV adalah bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan, perindustrian, pertanian, pengangkutan, percetakan, multimedia melalui perangkat satelit dan perangkat telekomunikasi, jasa dan investasi.

Saat ini, IPTV merupakan perusahaan induk yang memiliki dan mengelola Entitas Anak yang bergerak dalam bidang TV berbayar, fixed broadband/IPTV, layanan siaran digital (streaming). PT MNC Vision Networks memiliki 4 Perusahaan Anak dengan kepemilikan langsung yaitu MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT MNC Kabel Mediacom (MNC Play), PT MNC OTT Network (MNC Now), dan PT Nusantara Vision (NV / Oke Vision).

Pada tanggal 27 Juni 2019, IPTV memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham IPTV (IPO) kepada masyarakat sebanyak 3.522.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp240 per saham.

Penawaran juga disertai dengan Waran Seri I sebanyak 3.522.000.000 dengan harga pelaksanaan Rp288 per saham. Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 08 Juli 2019.

Saham IPTV pada akhir pekan lalu berakhir di Rp550 per saham dari pembukaan di Rp575 per saham. Pada penutupan 2 September, saham IPTV berada di Rp316 per saham. Pada penutupan 4 September saham IPTV berada di Rp432 per saham. Pada penutupan 5 September saham IPTV di harga Rp535 per saham.

Komentar

Embed Widget
x