Find and Follow Us

Senin, 9 Desember 2019 | 04:54 WIB

Ini Cara Semen Indonesia Perbaiki 10 Rute Busway

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 6 September 2019 | 13:23 WIB
Ini Cara Semen Indonesia Perbaiki 10 Rute Busway
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Semen Indonesia Grup melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) mendapatkan proyek untuk melakukan perbaikan terhadap 10 jalur koridor TransJakarta atau Busway yang tersebar di wilayah DKI Jakarta sepanjang 11 kilometer dengan anggaran mencapai Rp90 miliar.

Ada yang menarik dalam penggunaan teknologi perbaikan jalur busway ini, yakni material semen yang digunakan cepat keras atau rapid setting.

Presiden Direktur SMCB Aulia Mulki Oemar mengatakan penggunaan teknologi ini memungkinkan pengerjaan proyek perbaikan jalur busway lebih cepat dan tepat waktu, sehingga tidak mengganggu aktifitas pengguna busway dan pengguna jalan.

"Kita ingin memberikan solusi kepada masyarakat, termasuk penggunaan semen yang cepat keras ini. Kita juga punya produk pembuatan aspal yang bisa menyerap air," kata Aulia di Jakarta dalam siaran persnya, Jumat (6/9/2019).

Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta Hari Nugroho menambahkan pekerjaan dan peningkatan, serta perbaikan jalan beton di jalur Busway ini demi meningkatkan pelayanan kepada para pengguna Busway.

Pengerjaan perbaikan jalur Transjakarta ini dilakukan tengah malam hingga pagi hari mulai dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB dan memakan waktu hingga 3 hari sampai 7 hari kedepan di mulai pada Kamis malam (5/9/2019).

"Malam ini kita mau memperbaiki jalanan Transjakarta atau Busway kita yang sudah mengalami kerusakan," kata Hari.

Dari catatan hasil identifikasi Dinas Bina Marga, koridor Busway 12 diidentifikasi mengalami kerusakan sepanjang 11 kilometer dari total jalur sepanjang 400 kilometer.

"Jadi kalau kita hitung itu hampir 3 persen. Itu spot-spot, ada yang 500 meter, ada 1.500 meter ada yang sampai 2.000 meter, hampir 2 kilometer," ujarnya.

Hari menyebut biasanya kalau menggunakan teknologi yang ada saat ini, proses pengecoran jalan hingga benar-benar layak di lalui memakan waktu yang cukup lama antara 2 minggu sampai 3 minggu prosesnya, tapi dengan teknologi rapid setting ini pengecoran jalan hingga benar-benar keras hanya memperlukan waktu hitungan jam antara 7 sampai 8 jam.

"Jadi cepat sekali, tidak menggangu pengguna jalan lain, malam kita kerjakan, besok paginya sudah bisa dilewati,' katanya. [hid]



Komentar

Embed Widget
x