Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 03:08 WIB

BEI Keluarkan ATPK dari Anggota Bursa

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 2 September 2019 | 14:01 WIB
BEI Keluarkan ATPK dari Anggota Bursa
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghapus pencatatan (delisting) paksa efek PT Bara Jaya Internasional Tbk (ATPK) dari papan perdagangan, namun akan efektif mulai tanggal 30 September 2019.

Untuk itu, bursa memberi kesempatan kepada investor untuk melakukan transaksi di pasar negosiasi selama 20 hari bursa sejak tanggal 2 September 2019.

"Efektif delisting efek PT Bara Jaya Internasional Tbk (ATPK) pada tanggal 30 September 2019," kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I BEI, Adi Pratomo Aryanto Senin (2/9/2019).

Namun hingga pukul 10.28 WIB, belum terjadi transaksi atas efek emiten batu bara yang menjadi perusahaan tercatat sejak 17 April 2002. Pada saat itu, emiten yang 77,14% sahamnya dikuasai oleh PT Pacific Prima Coal ini di lepas dengan harga Rp300 per lembar saham.

Sementara berdasarkan laporan keuangan peseroan membukukan rugi bersih sejak tahun 2015 dan per semester I 2019 tercatat rugi bersih Rp42,2 Miiar, dan tidak membukukan pendapatan.

PT Bara Jaya Internasional Tbk (d/h ATPK Resources Tbk) (ATPK) didirikan tanggal 12 Januari 1988 dengan nama PT Anugrah Tambak Perkasindo.

ATPK beberapa kali melakukan perubahan nama, antara lain:
-PT Anugrah Tambak Perkasindo, 1988
-Anugrah Tambak Perkasindo Tbk, 2006
-ATPK Resources Tbk, 2006, dan
-Bara Jaya Internasional Tbk, 16-Sep-2015.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bara Jaya Internasional Tbk, yaitu: PT Pacific Prima Coal (induk usaha) (82,70%) dan DBS Vickers Secs Singapore Pte. Ltd A/C Clients (6,25%). Saham publik sebesar 11,06%.

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) ATPK pada tanggal 26 Januari 2006, menyetujui melakukan perubahan kegiatan usaha utama dari bidang pertambakan ke bidang perkebunan kelapa sawit. Kemudian pada tanggal 7 Juni 2006 diadakan RUPSLB kembali, dan menyetujui; perubahan nama dari Anugrah Tambak Perkasindo Tbk menjadi ATPK Resources Tbk dan diversifikasi bidang usaha ke bidang usaha pertambangan umum dan pembangunan infrastruktur.

Ruang lingkup kegiatan usaha utama ATPK adalah bergerak di bidang pertambangan, infrastruktur tambang, perdagangan yang berkaitan dengan produk tambang dan perdagangan di bidang produk tambang, transportasi di bidang pertambangan. Kegiatan utama ATPK adalah menjalankan usaha di bidang pertambangan batubara.

Pada tanggal 28 Maret 2002, ATPK memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan melakukan Penawaran Umum Perdana Saham ATPK (IPO) kepada masyarakat sebanyak 135.450.000 saham dengan nilai nominal Rp200 per saham dengan harga penawaran perdana Rp300 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia) tanggal 17 April 2002. [hid]




Komentar

x