Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 03:11 WIB

Bukit Asam Targetkan Angkut 25,3 Jt Ton Batu Bara

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 26 Agustus 2019 | 10:55 WIB
Bukit Asam Targetkan Angkut 25,3 Jt Ton Batu Bara
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memproyeksikan kapasitas angkutan batu bara sepanjang tahun ini mencapai 25,3 juta ton. Jumlah tersebut meningkat sekitar 12% dari capaian tahun lalu, yakni 22,7%.

Dalam lima tahun terakhir (2015-2019), rata-rata pertumbuhan kapasitas angkutan batubara melalui kereta api sekitar 12,5%. Dengan demikian kapasitas angkutan kereta api eksisting akan optimal untuk mencapai target yang lebih baik pada tahun ini dan tahun mendatang.

Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, perseroan mencanangkan beberapa proyek serta meningkatkan kapasitas angkutan kereta api eksisting. Proyeknya adalah pembangunan dermaga baru di desa Prajin (Sumatera Selatan) dengan kapasitas 10 juta ton per tahun pada 2023, serta pembangunan jalur KA baru di jalur utara menuju dermaga Prajin. Demikian mengutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (26/8/2019).

Selain itu, perseroan akan meningkatkan kapastasi pengangkutan dari tambang Tanjung Enim ke dermaga Kertapati di Palembang menjadi 5 juta ton per tahun pada tahun ini dan Tanjung Enim ke dermaga Tarahan akan menjadi 25 juta ton per tahun pada 2020 dari 20,3 juta ton per tahun di 2019.

Perseroan juga mengembangkan pelabuhan Tarahan fase dua dengan kapasitas mencapai 20 juta ton per tahun pada 2023, serta pengembangan jalur selatan menuju pelabuhan Tarahan fase kedua yang diperkirakan dapat mengangkut 20 juta ton per tahun pada 2023.

Secara keseluruhan, konsumsi batu bara domestik ditargetkan tumbuh sekitar 12%, dan sebagian besar didorong oleh peningkatan permintaan dari pembangkit listrik dan industri semen, tekstil, pupuk, serta industri kertas.

Pada tahun ini, konsumsi batubara nasional mencapai 135 juta ton atau tumbuh 17,39% dari tahun lalu sekitar 115,1 juta ton

Komentar

Embed Widget
x