Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 21:53 WIB

Trump Tegaskan Perang Dagang Seharusnya Sejak Lama

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 22 Agustus 2019 | 10:33 WIB
Trump Tegaskan Perang Dagang Seharusnya Sejak Lama
Presiden Donald Trump - (Foto: AP Photo)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington - Presiden Donald Trump menyatakan dirinya "Yang Terpilih" ketika ia membela tindakan pemerintahannya dalam perang dagang AS-China yang sedang berlangsung.

Pernyataan sombong diri Presiden tersebut mengikuti serangkaian kritik yang ditujukan pada para pendahulunya, yang dia klaim telah mengabaikan konsekuensi dari praktik perdagangan China.

"Ini bukan perang dagang saya, ini perang dagang yang seharusnya sudah terjadi sejak lama," kata Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih.

"Seseorang harus melakukannya," kata presiden. Dia menambahkan, sambil melihat ke langit: "Akulah yang Terpilih."

Trump melanjutkan: "Seseorang harus melakukannya, jadi saya menghadapi China. Saya membawa Tiongkok berdagang, dan Anda tahu apa? Kami menang."

"Saya ditempatkan di sini oleh orang-orang," kata presiden. "Saya ditempatkan di sini oleh orang-orang untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Dan itulah yang saya lakukan."

Sebelumnya, Trump me-retweet komentar cendekiawan sayap kanan menyanjung, rasa mesias tentang dukungan presiden di Israel.

"Orang-orang Yahudi di Israel mencintainya seperti dia adalah Raja Israel. Mereka mencintainya seolah dia adalah kedatangan Tuhan yang kedua," kata pendukung itu, Wayne Allyn Root, Rabu (21/8/2019) seperti mengutip cnbc.com.

Pemerintahan Trump bersiap untuk menampar tarif baru pada impor China senilai miliaran dolar. Trump telah memberlakukan tarif 25% untuk barang-barang China sekitar US$250 miliar, dan telah berjanji untuk menerapkan bea 10% untuk semua impor China yang tersisa pada pertengahan Desember.

Beberapa dari tarif itu akan mulai berlaku 1 September, sementara yang lain baru-baru ini ditunda hingga 15 Desember untuk menghindari merugikan konsumen AS selama musim liburan.

Beijing telah membalas dengan mengenakan pajak sekitar $ 110 miliar pada impor A.S., dan baru-baru ini dengan mengumumkan bahwa ia tidak akan lagi membeli produk pertanian AS.

Trump berbicara sebelum bepergian ke Kentucky, yang dijadwalkan untuk berbicara di sebuah konvensi untuk para veteran AS.

Komentar

Embed Widget
x