Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 21:19 WIB

PT Semen Indonesia Hadapi Serbuan Semen Impor

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 21 Agustus 2019 | 13:11 WIB
PT Semen Indonesia Hadapi Serbuan Semen Impor
(Foto: Inilahcom/M Fadil Djailani)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mengaku tak gentar menghadapi serbuan produk impor semen, khususnya semen impor asal Tiongkok yang harganya lebih murah.

Hal tersebut dikatakan SVP of SMO & Communication Semen Indonesia, Ami Tantri saat acara 'Public Expose Live 2019' di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (21/8/2019).

"Kita (Semen Indonesia) sudah lama yah dan network kita jauh lebih besar, jadi disitu kita punya advantage dari sisi cost dan branded," kata Ami.

Ami pun tak merasa khawatir akan kehadiran semen impor yang harganya lebih murah tersebut. Menurutnya pasar semen dalam negeri menganut sistem yang terbuka, jadi semua pemain semen manapun bisa masuk.

"Industri semen di Indonesia itu sebetulnya open (terbuka) dari jaman dulu hingga sekarang. Karena probility kita tingga dan demand growt kita tinggi juga, membuat menarik para investor asing masuk ke Indonesia, karena market kita gede hampir 250 juta orang," katanya.

Sehingga kata dia kehadiran semen-semen impor tersebut bukanlah suatu ancaman bagi perseroan, mengingat produk Semen Indonesia sudah dikenal kalangan masyarakat.

"Brand semen itu penting disini, jadi kalau dia masuk (semen impor) jual semen dengan nama baru dan harga lebih murah itu wajar, karena lagi sasar pasar," katanya.

Ami mencontohkan pasar Semen Indonesia masih mendominasi di sejumlah daerah semisal di Kalimantan dan Sulawesi Utara, dimana terdapat produk semen impor diwilayah tersebut.

"Kita masih jadi leading market di wilayah Kalimantan, bahkan di Sulawesi Utara market share kita masih 53%, jadi kami masih mendominasi," ucapnya.

PT Semen Indonesia Tbk berhasil mencatatkan volume penjualan hingga Juli 2019 untuk pasar semen domestik sebesar 13,492 juta ton, diluar penjualan Semen Holcim atau PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang baru saja diakuisisi perseroan.

Sementara dari sisi ekspor penjualan perseroan di luar Semen Holcim yang berasal dari fasilitas Indonesia mencapai 1,879 Juta ton. Sementara penjualan domestik Semen Holcim hingga Juli 2019 mencapai 5,396 juta ton. Sedangkan ekspor Semen Holcim mencapai 240.060 ton. [hid]

Komentar

Embed Widget
x