Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 21:43 WIB

The Fed Berpotensi Tak Turunkan Suku Bunga Lagi

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 21 Agustus 2019 | 00:15 WIB
The Fed Berpotensi Tak Turunkan Suku Bunga Lagi
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, New York - Federal Reserve AS mungkin sulit ditekan untuk merasionalisasi pemotongan suku bunga lagi pada pertemuan berikutnya pada bulan September 2019.

Menurut Jim Cramer, karena ekonomi sedikit lebih baik daripada yang disadari orang. "Tidak ada resesi," kata Cramer di "Squawk on the Street," mengutip pendapatan kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dari pengecer utama minggu ini, termasuk Home Depot pada Selasa pagi (20/8/2019) waktu AS seperti mengutip cnbc.com.

"Elang pada The Fed akan memacu untuk tidak ada lagi penurunan suku bunga, yang jelas bukan apa yang diinginkan pasar," kata Cramer, setelah pekan lalu bergejolak di Wall Street memberi jalan untuk rebound tiga sesi.

Pada awal perdagangan Selasa, Wall Street berbalik lebih rendah karena imbal hasil obligasi kembali turun. Tetapi Dow mampu menghapus sebagian dari kerugian itu, dipimpin oleh lonjakan 4% komponen Dow, yakni saham Home Depot.

Pada hari Rabu, Dow Jones Industrial Average anjlok 800 poin, atau 3%, dengan imbal hasil obligasi jatuh ke posisi terendah multi-tahun. Demikian juga dengan imbal hasil Treasury 10-tahun berbalik dan diperdagangkan untuk waktu singkat lebih rendah daripada imbal hasil 2-tahun.

Pembalikan itu, meskipun singkat, secara historis memberi sinyal resesi cakrawala.

Terhadap latar belakang tingkat pasar yang lebih rendah dan kekhawatiran tentang pertumbuhan ekonomi global akibat perang perdagangan AS-China, pasar menunjuk pada probabilitas 100% dari penurunan suku bunga kebijakan Fed bulan depan.

Bulan lalu, bank sentral menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade. Pergerakan 0,25% menurunkan tarif ke kisaran target 2% hingga 2,25%.

Pada hari Senin, Presiden Donald Trump mempertahankan tekanan pada The Fed, pasar tweeting perlu penurunan suku bunga 1%, atau 100 basis poin, "selama periode waktu yang cukup singkat."

Tetapi The Fed cenderung mendukung pergerakan yang lebih dangkal. Bahkan, pasar melihat peluang kurang dari 3% dari penurunan suku bunga September lebih besar dari 0,25%.

Komentar

Embed Widget
x