Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 21:39 WIB

Bursa Saham Asia Bisa Bergerak Variatif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:05 WIB
Bursa Saham Asia Bisa Bergerak Variatif
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Tokyo - Bursa saham di Asia ditetapkan untuk diperdagangkan mixed pada hari Selasa (20/8/2019) karena investor menunggu rilis risalah dari pertemuan Reserve Bank of Australia Juli.

Bank Rakyat Tiongkok juga akan mempublikasikan suku bunga pinjaman baru di bawah mekanisme baru. Futures menunjuk ke pembukaan yang lebih tinggi untuk saham Jepang. Kontrak berjangka Nikkei di Chicago ada di 20.645, sedangkan mitranya di Osaka ada di 20.650. Nikkei 225 terakhir ditutup pada 20.563,16.

Saham di Australia, di sisi lain, ditetapkan untuk tergelincir di tempat terbuka. Kontrak berjangka SPI berada di 6.440.0, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks ASX 200 di 6.467.40, seperti mengutip cnbc.com.

Investor akan menunggu rilis risalah pertemuan Reserve Bank of Australia Juli untuk petunjuk lebih lanjut tentang di mana bank sentral bisa bergerak selanjutnya dengan suku bunga.

Bank Rakyat China juga akan memulai debutnya suku bunga pinjaman baru di bawah mekanisme baru yang diluncurkan pada akhir pekan. Beberapa analis mengatakan reformasi dapat dilihat sebagai pemangkasan suku bunga acuan.

Semalam di Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average melonjak 249,78 poin menjadi ditutup pada 26.135,79. S&P 500 naik 1,2% untuk menyelesaikan hari perdagangannya di 2.923,65, sedangkan Nasdaq Composite bertambah 1,4% menjadi ditutup pada 8,002.81.

Keuntungan ini menambah rebound yang dimulai minggu lalu setelah Dow membukukan sesi terburuk 2019. S&P 500 masih turun 1,9% pada Agustus dan turun lebih dari 3% dari rekor baru-baru ini.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 98,347 setelah melihat posisi terendah di bawah 97,5 minggu lalu.

Yen Jepang diperdagangkan pada 106,59 melawan dolar setelah melemah dari level di bawah 106,5 kemarin. Dolar Australia berada di $ 0,6765 setelah melihat tertinggi di atas $ 0,678 di sesi sebelumnya.

Komentar

x