Find and Follow Us

Selasa, 17 September 2019 | 21:19 WIB

PT Mitra Keluarga Habiskan Belanja Modal Rp350 M

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 19 Agustus 2019 | 13:33 WIB
PT Mitra Keluarga Habiskan Belanja Modal Rp350 M
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) - (Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) pengelola jaringan rumah sakit Mitra Keluarga menegaskan tahun ini menganggarkan dana belanja modal sebesar Rp620 miliar.

Hingga semester I 2019 capital expenditure (Capex) yang sudah terserap lebih dari 50% atau sekitar Rp350 miliar.

Chief Financial Officer MIKA, Joyce V. Handajani mengatakan bahwa dana capex tersebut digunakan untuk membiayai akuisisi beberapa rumah sakti dan untuk pembangunan dua rumah sakit baru di daerah Bintaro dan Jatiasih, Bekasi.

Untuk sumber dana capex tersebut dinyatakan dengan dana internal, termasuk dengan menggunakan dana sisa IPO (initial public offering).

"Per Juni realisasi sudah sekitar Rp350 miliar, untuk pembangunan rumah sakit kebanyakan, sekitar Rp200 miliar untuk RS di Bintaro dan Jatiasih. Juga untuk pembelian beberapa peralatan medis," kata Joyce dalam paparan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/8/2019).

Dikatakannya dengan adanya akuisisi dua rumah sakit yaitu di Cibinong dan Subang serta beroperasinya rumah sakit baru di Bintaro dan Jatiasih tersebut, kini MIKA telah mengoperaskan 24 jaringan rumah sakit. Dari 24 rumah sakit tersebut sebanyak 14 rumah sakit dipastikan telah siap melayani pasien dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh PT Badan Penyelenggera Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Kita tidak tambah (rumah sakit) lagi, tapi kami mulai pembangunan sakit baru, harapannya bisa dibuka di akhir 2020 yang berlokasi Surabaya. At least tambah 1 RS setiap tahunnya," jelasnya.

PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (dahulu PT Calida Ekaprana) (MIKA) didirikan tanggal 03 Januari 1995 dan mulai beroperasi secara komersial tahun 1995.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Mitra Keluarga yaitu PT Griyainsani Cakrasadaya (pengendali), dengan persentase kepemilikan sebesar 60,00%. Saham publik sebesar 38,9%

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan MIKA adalah bergerak dalam bidang jasa konsultasi bisnis dan manajemen termasuk jasa manajemen rumah sakit. Saat ini, bisnis utama MIKA adalah menjalankan usaha secara tidak langsung melalui anak usaha di bidang pelayanan kesehatan yaitu dengan memberikan jasa pelayanan medik dengan cara memiliki dan mengelola rumah sakit dengan nama Mitra Keluarga.

Pada tanggal 12 Mar 2015, MIKA memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham MIKA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 261.913.000 yang terdiri dari 72.753.600 saham baru dan 189.159.400 divestasi saham pendiri dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp17.000 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 24 Mar 2015. [hid]

Komentar

Embed Widget
x