Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 13:51 WIB

Bursa Saham AS Bisa Positif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 13 Agustus 2019 | 18:43 WIB
Bursa Saham AS Bisa Positif
(Istimewa)

INILAHCOM, New York - Bursa saham berjangka AS naik tipis pada Selasa pagi (13/8/2019), menunjuk ke hari ketiga penurunan berturut-turut. Sebab pasar obligasi beringsut lebih dekat dengan memancarkan sinyal resesi terbesarnya.

Futures pada Dow Jones Industrial Average mengindikasikan pembukaan negatif sekitar 61 poin. Futures pada S&P 500 dan Nasdaq keduanya juga lebih rendah, seperti mengutip cnbc.com.

Spread imbal hasil 2-tahun-ke-10 yang dipantau secara luas menyempit menjadi hanya 4,68 basis poin pada hari Selasa, dengan kurva pada level tertinggi sejak 2007. Imbal hasil pada nota 30-tahun juga turun ke titik terendah 2,11%.

Laporan inflasi Departemen Tenaga Kerja, harga konsumsi utama untuk Juli, ditetapkan keluar pada pukul 8:30 pagi waktu ET, yang dapat menentukan arah kurva hasil.

Inversi kurva hasil telah menjadi indikator resesi yang andal. Ini telah memperkirakan tujuh dari sembilan resesi selama periode pasca-perang dan itu biasanya berarti penurunan dalam setahun, menurut ekonom bisnis Sung Sohn di Loyola Marymount University.

Dow merosot hampir 400 poin pada hari Senin untuk turun kembali di bawah 26.000, sedangkan imbal hasil Treasury 10-tahun turun menjadi 1,63%.

Protes yang semakin buruk di Hong Kong dan jatuhnya peso Argentina mendorong investor untuk menganggap aset "safe haven" seperti obligasi AS, emas, dan yen Jepang.

Sentimen pasar sudah rapuh karena meningkatnya tanda-tanda bahwa dua ekonomi terbesar di dunia - AS dan China - tidak mungkin dengan cepat menyelesaikan perang perdagangan yang berlarut-larut. Kedua negara akan melanjutkan negosiasi perdagangan di Washington pada awal September.

China sekali lagi menetapkan titik tengah yuan di 7,0326 per dolar pada hari Selasa, sesi keempat berturut-turut di mana Bank Rakyat China menetapkan angka pada level yang lebih lemah daripada level psikologis 7 yuan per dolar.

Dalam berita perusahaan, JD.com, Advance Auto Parts, dan Elanco Animal Health adalah beberapa perusahaan yang dijadwalkan untuk melaporkan hasil kuartalan terbaru mereka sebelum bel pembukaan.

CDK Global, Adaptif Bioteknologi, dan Change Healthcare adalah beberapa perusahaan yang akan melaporkan laba setelah pasar tutup.

Komentar

Embed Widget
x