Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:36 WIB

Bursa Saham Asia Bergerak Turun

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 13 Agustus 2019 | 08:33 WIB
Bursa Saham Asia Bergerak Turun

INILAHCOM, Tokyo - Bursa saham di Asia diperdagangkan lebih rendah pada Selasa pagi (13/8/2019) karena Hong Kong mencoba untuk kembali normal setelah protes dalam beberapa hari terakhir.

Bandara Hong Kong dibuka kembali pada hari Selasa, setelah operasi lumpuh pada hari Senin karena protes, yang semakin berubah menjadi kekerasan sejak Juni.

Nikkei 225 di Jepang turun 1,48% pada awal perdagangan menyusul kembalinya dari hari libur, sementara indeks Topix turun 1,41% seperti mengutip cnbc.com.

Indeks Kospi di bursa Korea Selatan tergelincir 0,63%. Sementara indeks ASX 200 di Australia turun 0,31%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,26%.

Titik tengah yuan Tiongkok akan diawasi ketika keluar sekitar jam 9:15 pagi HK / SIN. Bank Rakyat Tiongkok menetapkan titik tengah di atas level 7-yuan-per-dolar yang penting secara psikologis untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Senin.

Mata uang China telah diawasi ketat oleh investor dalam beberapa hari terakhir setelah melemah melewati level 7 terhadap greenback pekan lalu, memimpin Departemen Keuangan AS untuk menunjuk China sebagai manipulator mata uang.

Semalam di Amerika Serikat, Dow turun 391 poin menjadi ditutup pada 25.896,44. Sementara S&P 500 turun 1,24% untuk mengakhiri hari perdagangannya di 2.882,44. Nasdaq Composite turun 1,2% menjadi ditutup pada 7.863,41.

Itu terjadi ketika imbal hasil obligasi menurun di tengah kekhawatiran terhadap keadaan ekonomi global. Benchmark imbal hasil Treasury 10-tahun, yang jatuh ke level terendah sejak 2016 pekan lalu, turun menjadi 1,63% pada hari Senin.

Spread antara imbal hasil Treasury 2-tahun dan 10-tahun menyempit menjadi hanya 6 basis poin pada hari Senin, mendekati level terendah sejak 2007. Itu terakhir pada 1,6522%.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 97,380 setelah jatuh dari tertinggi di atas 97,5 kemarin.

Yen Jepang diperdagangkan pada 105,37 melawan dolar setelah melihat posisi terendah di atas 105,5 pada sesi sebelumnya. Sementara dolar Australia berpindah tangan pada $ 0,6754 menyusul penurunan dari level di atas $ 0,676 kemarin.

Mata uang pasar negara berkembang akan diawasi pada hari Selasa oleh investor untuk tanda-tanda penularan menyusul penurunan tajam peso Argentina terhadap dolar pada hari Senin. Ini setelah pemimpin negara itu kehilangan putaran pertama pemilihan dengan margin yang jauh lebih besar dari yang diharapkan.

Peso Argentina merosot hampir 25% dari nilainya menjadi sekitar 59 per dolar AS tak lama setelah perdagangan dibuka.

Harga minyak turun di pagi hari jam perdagangan Asia, dengan patokan internasional berjangka minyak mentah Brent tergelincir 0,12% menjadi $ 58,50 per barel dan berjangka minyak mentah AS turun 0,13% menjadi US$54,86 per barel.

Komentar

Embed Widget
x