Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:59 WIB

Inilah Penggunaan Dana IPO PT Menteng Heritage

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 12 Agustus 2019 | 07:17 WIB
Inilah Penggunaan Dana IPO PT Menteng Heritage
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) per 12 Juli 2019 menghabiskan dana IPO sebesar Rp119,47 miliar yang sesuai dengan rencana di prospektus.

Penggunaan dana tersebut terbanyak untuk mendukung akuisisi GSN hingga Rp62 miliar. Sedangkan akuisisi WWB sebesar Rp32 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (9/8/2019).

Untuk penggunaan lain sebesar Rp25 miliar untuk peningkatan modal WWD, sisanya untuk mendukung modal kerja sebesar Rp475,14 juta. Dengan demikian total penggunaan mencapai Rp119,47 miliar.

Perseroan melakukan IPO pada 8 April 2019 dengan meraih dana bersih sebesar Rp119,475 miliar. Dari total hasil Rp125,13 miliar setelah dikurangi biaya IPO sebesar Rp5,6 miliar.

PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) didirikan pada tanggal 28 Juni 2007 dengan nama PT Citra Prestasi Abadi dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2014.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Menteng Heritage Realty Tbk, yaitu: PT Wijaya Wisesa Realty, dengan persentase kepemilikan sebesar 80,00%. Saham publik sebesar 20%.

Induk usaha Menteng Heritage Realty Tbk adalah PT Wijaya Wisesa Realty. Adapun induk usaha terakhir adalah PT Twin Investment.

Ruang lingkup kegiatan HRME adalah bergerak dalam bidang usaha perhotelan. Saat ini, HRME mengoperasikan 1 buah hotel bintang lima dengan mengusung nama "The Hermitage". Bangunan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi yang dulu bernama Telefoongebouw, yakni gedung pusat telekomunikasi peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1923.

Pada tanggal 08 April 2019, HRME memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham HRME (IPO) kepada masyarakat sebanyak 1.191.750.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp105 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 April 2019.

Komentar

Embed Widget
x