Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:06 WIB

PT Puradelta Catat Laba Naik Jadi Rp626 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 26 Juli 2019 | 10:01 WIB
PT Puradelta Catat Laba Naik Jadi Rp626 M
PT Puradelta Lestari Tbk - (Foto: Riset)

INILAHCOM, Jakarta - PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mengalami kenaikan drastis laba bersih per 30 Juni 2019 menjadi Rp626,18 miliar dari periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp93,8 miliar.

Kenaikan tersebut mencerminkan peningkatan pendapatan usaha perseroan yang menjadi Rp985,18 miliar dari Rp246,76 miliar. Sementara beban pokok pendapatan menjadi Rp329,06 miliar dari Rp113,307 miliar. Jadi laba kotor meningkat juga menjadi Rp656,12 miliar dari Rp1233,45 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (26/7/2019). Untuk beban penjualan menjadi Rp16,4 miliar dari Rp10,7 miliar. Sedangkan beban administrasi menjadi Rp54,6 miliar dari Rp59,01 miliar. Dengan demikian Rp83,8 miliar dari Rp76,02 miliar. Jadi laba usaha menjadi Rp572,304 miliar dari Rp57,42 miliar.

Untuk laba sebelum pajak menjadi Rp634,42 milir dari Rp101,906 miliar. Sedangkan beban pajak menjadi Rp8,24 miliar dari Rp8,01 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp626,18 miliar dari Rp98,8 miliar.

Sementara total aset perseroan menjadi Rp7,4 triliun dari Rp7,5 triliun. Untuk jumlah liabilitas menjadi Rp662,55 miliar dari Rp311,52 miliar. Untuk ekuitas perseroan mencapai Rp6,8 milia dari Rp7,1 miliar.

PT Puradelta Lestari Tbk (Deltamas) (DMAS) didirikan tanggal 12 November 1993 dan mulai beroperasi komersial pada tahun 2003. Perseroan memiliki proyek berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Puradelta Lestari Tbk, antara lain: AFP International Capital Pte. Ltd. (55,87%), Sojitz Corporation (22,50%) dan Fame Bridge Investments Ltd. (8,00%). Saham publik sebesar 17,7%.

Ruang lingkup kegiatan DMAS adalah bergerak dalam bidang pembangunan perumahan dan pembangunan pengusahaan kawasan industri (industrial estate). Kegiatan utama DMAS bergerak dalam bidang pembangunan perumahan dan fasilitas-fasilitasnya, rumah-toko (ruko) termasuk infrastruktur dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya, serta menjual dan menyewakan bangunan tersebut; dan bidang pembangunan dan pengusahaan kawasan industri beserta fasilitas-fasilitas penunjangnya.

Saat ini, proyek utama DMAS adalah mengembangkan kawasan Kota Deltasmas, yang merupakan sebuah kota industri kombinasi yang mandiri, melayani pelanggan industri, komersial dan pemukiman.

Pada tanggal 20 Mei 2015, DMAS memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham DMAS (IPO) kepada masyarakat sebanyak 4.819.811.100 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp210 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 29 Mei 2015.

Saham DMAS pagi ini di Rp316 per saham dari pembukaan di Rp310 per saham.

Komentar

Embed Widget
x