Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:17 WIB

Charnic Capital Catat Kenaikan Laba Jadi Rp3,3 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 25 Juli 2019 | 15:33 WIB
Charnic Capital Catat Kenaikan Laba Jadi Rp3,3 M
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Charnic Capital Tbk (NICK) mengalami kenaikan laba bersih menjadi Rp3,3 miliar per 30 Juni 2019 dari Rp574,711 juta pada periode yang sama tahun 2018.

Pendapatan perseroan pada periode ini mencapai Rp4,1 miliar dari Rp1,45 miliar. Sedangkan beban usaha menjadi Rp1,16 miliar dari Rp1,11 miliar. Untuk laba usaha menjadi Rp2,9 miliar dari Rp3,3 miliar.

Laba sebelum pajak mencapai Rp3,3 miliar dari Rp574,71 juta. Namun perseroan ada tanggungan pajak sehingga laba bersih juga sebesar Rp3,3 miliar dari Rp574,71 juta.

Sementara total aset perseroan menjadi Rp95,405 miliar dari Rp92,07 miliar. Untuk liabilitas periode ini menjadi Rp1,002 milar dari Rp1,05 miliar. Sementara ekuitas perseroan menjadi Rp94,4 miliar dari Rp91,01 miliar.

PT Charnic Capital Tbk (NICK) didirikan pada tanggal 04 September 2007 dan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2008.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Charnic Capital Tbk, yaitu: PT Indovest Central, dengan persentase kepemilikan sebesar 67,57%. Saham publik sebesar 30,7%.

BrRuang lingkup kegiatan NICK adalah bergerak di bidang perdagangan, pembangunan, industri, pertambangan, pertanian, percetakan, pengangkutan, perbengkelan, jasa dan investasi.

Saat ini kegiatan utama NICK adalah jasa pengelolaan dan penyewaan gedung perkantoran serta melakukan investasi dalam bentuk penyertaan saham pada perusahaan terbuka/publik.

Pada tanggal 20 April 2018, NICK memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham NICK (IPO) kepada masyarakat sebanyak 200.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp200 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 02 Mei 2018.

Saham NICK saat ini di harga Rp272 per saham.

Komentar

Embed Widget
x