Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:12 WIB

Inilah Penopang Laba Bersih MNCN Naik 74%

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 25 Juli 2019 | 13:01 WIB
Inilah Penopang Laba Bersih MNCN Naik 74%
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) - (Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Jakarta - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mencatat pendapatan konsolidasi yang kuat sebesar Rp4,25 triliun per 30 Juni 2019 atau naik 15% dari periode yang sama tahun 2018 sebesar Rp3,69 triliun

Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan iklan meningkat 14% YoY menjadi Rp4,03 triliun dari Rp3,54 triliun. Dengan perincian pendapatan iklan digital meningkat 319% menjadi Rp325 miliar dari Rp77 miliar. Angka ini mewakili 8% dari total pendapatan iklan Perusahaan. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Kamis (15/7/2019).

Sementara untuk pendapatan iklan reguler juga meningkat 7% menjadi Rp3,71 triliun dari Rp3,47 triliun. Ini merupakan bagian dari pertumbuhan itu berasal dari iklan non-waktu yang memakan waktu (NTC), seperti built-in, iklan virtual, dan bingkai terjepit.

Pada perode enam bulan pertama 2019, pendapatan iklan membukukan peningkatan yang signifikan dari 13% YoY menjadi Rp2,27 triliun dari Rp2 triliun. Pendapatan iklan digital yang sebagian besar berasal dari iklan siaran digital, iklan media sosial, & iklan online tumbuh lebih dari tiga kali lipat dari Rp41 miliar menjadi Rp166 miliar

Untuk pendapatan konten mencatat pertumbuhan 20% YoY di H1-2019 menjadi Rp913 miliar dari Rp761 miliar sebelum dieliminasi di H1-2018. Untuk Q2-2019, pendapatan konten tercatat sebesar Rp453 miliar dengan kontribusi signifikan dari produksi konten (grup dan non-grup), lisensi perpustakaan konten, dan lisensi saluran bayar.

Pendapatan non-inti, yang sengaja dikurangi MNCN, turun 67% di H1-2019 menjadi Rp55 miliar dari Rp166 miliar. Untuk pendapatan non-inti turun 55% YoY dari Rp61 miliar menjadi Rp27 miliar. Pendapatan non-inti terutama terdiri dari bisnis cetak dan radio.

Perseroan mencatat EBITDA menjadi Rp1,91 triliun, mewakili 45% margin EBITDA. Ini merupakan peningkatan dari 23% selama H1-2018.

Sementara laba bersih tumbuh kuat hingga 74% YoY menjadi Rp1,22 triliun dari Rp0,71 triliun. Artinya laba bersih tumbuh 56% YoY senilai Rp635 miliar dari Rp407 miliar tahun lalu.

Komentar

Embed Widget
x