Find and Follow Us

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:09 WIB

Bank Jatim Catat Laba Rp816,42 M

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 24 Juli 2019 | 17:01 WIB
Bank Jatim Catat Laba Rp816,42 M
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) atau Bank Jatim membukukan laba bersih Rp816,42 miliar di semester I-2019. Angka itu naik 7,67% dibandingkan periode sama tahun 2018.

Pertumbuhan laba bersih Bank Jatim sejalan dengan pertumbuhan aset yang mencapai Rp68,95 triliun atau naik 15,81% yoy.

Direktur Keuangan Bank Jatim, Ferdian Timur mengatakan selama semester I Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim mencatatkan pertumbuhan 17% yoy yaitu sebesar Rp57,93 triliun.

"Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada bankjatim meningkat," katanya dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Selain itu pencapaian DPK tersebut diperkuat dengan CASA rasio bankjatim sebesar 69,62%. Catatan itu melanjutkan kinerja selama lebih dari 15 tahun, CASA rasio Bank Jatim berada diatas 65%.

Dari sisi pembiayaan, Bank Jatim mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp34,77 triliun atau tumbuh 8,25% (YoY). Kredit di sektor konsumsi menjadi penyumbang tertinggi yaitu sebesar Rp21,37 triliun atau tumbuh 4,33% (YoY).

"Sementara, komposisi rasio keuangan bankjatim periode Juni 2019 antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 21,30%, Net Interest Margin (NIM) sebesar ?6,30%, dan Return On Asset (ROA) 3,5%. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 63,46%," imbuh Ferdian.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) yang dikenal dengan sebutan Bank Jatim, didirikan pada tanggal 17 Agustus 1961 di Surabaya. Bank mulai melakukan kegiatan operasional sesuai Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.BUM 9-4-5 pada tanggal 15 Agustus 1961.

Sedangkan Unit Usaha Syariah (UUS) dibentuk dan mulai beroperasi sejak tanggal 21 Agustus 2007. Bank memperoleh ijin untuk beroperasi sebagai bank devisa pada 2 Agustus 1990. Entitas induk terakhir dari Bank adalah Pemerintah Propinsi Jawa Timur.

Ruang lingkup kegiatan Bank adalah menjalankan kegiatan usaha di bidang perbankan, termasuk perbankan berdasarkan prinsip Syariah serta kegiatan perbankan lainnya.

Pemegang saham perseroan di atas 5% adalah Pemprov Jatim 51,37%. Sedangkan saham publik sebesar 20,08%.

Saham BJTM berakhir di Rp635 per saham pada penutupan hari ini dari pembukaan di Rp625 per saham. [hid]

Komentar

Embed Widget
x