Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 02:53 WIB

PT Semen Indonesia Raih Kredit Sindikasi Rp9,35 T

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 24 Juli 2019 | 00:17 WIB
PT Semen Indonesia Raih Kredit Sindikasi Rp9,35 T
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mendapatkan kredit sindikasi hingga Rp9,35 triliun. Kredit terseut untuk pembiayaan kembali utang saat mengakuisisi PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB).

Kredit sindikasi tersebut berasal dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank BTPN, Bank HSBC Indonesia, PT Bank Sentral Asia (BCA), Citibank NA Jakarta, MUFG Bank Ltd. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (23/7/2019).

Untuk jangka waktu kredit sindikasi tersebut mencapai 7 tahun. Pembayaran kembali secara semester pada bulan Januari dan Juli yang akan dimulai pada Januari 2020.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (dahulu bernama Semen Gresik (Persero) Tbk) (SMGR) didirikan 25 Maret 1953 dengan nama "NV Pabrik Semen Gresik" dan mulai beroperasi secara komersial pada tanggal 07 Agustus 1957.

Pabrik semen SMGR dan anak usaha berada di Jawa Timur (Gresik dan Tuban), Indarung di Sumatera Barat, Pangkep di Sulawesi Selatan an Quang Ninh di Vietnam.

Pemegang saham pengendali Semen Indonesia (Persero) Tbk adalah Pemerintah Republik Indonesia, dengan persentase kepemilikan sebesar 51,01%.

Ruang lingkup kegiatan SMGR meliputi berbagai kegiatan industri. Jenis semen yang hasilkan oleh SMGR, antara lain: Semen Portland (Tipe I, II, III dan V), Special Blended Cement, Portland Pozzolan Cement, Portland Composite Cement, Super Masonry Cement dan Oil Well Cement Class G HRC

Saat ini, kegiatan utama Perusahaan adalah bergerak di industri semen. Hasil produksi Perusahaan dan anak usaha dipasarkan didalam dan diluar negeri.

Pada tanggal 04 Juli 1991, SMGR memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham SMGR (IPO) kepada masyarakat sebanyak 40.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000 per saham dengan harga penawaran Rp7.000 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 08 Juli 1991.

Saham SMGR pada penutupan Selasa (23/7/2019) di Rp12.525 per saham

Komentar

Embed Widget
x