Find and Follow Us

Minggu, 25 Agustus 2019 | 03:55 WIB

Anak Usaha MGRO Raih Pinjaman Rp200 Miliar

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 17 Juli 2019 | 18:40 WIB
Anak Usaha MGRO Raih Pinjaman Rp200 Miliar

INILAHCOM, Jakarta - PT Berlian Inti Mekar (BIM), anak usaha PT Mahkota Group Tbk (MGRO) meraih fasilitas pinjaman senilai Rp200 miiliar dari PT Bank UOB Indonesia.

Untuk itu, MGRO akan bertindak sebagai penjamin dari fasilitas pinjaman tersebut.

Direktur Utama MGRO, Usli menyampaikan pinjaman ini akan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan operasional perseroan.

"Tepatnya dapat meningkatkan produktivitas di masa yang akan datang dan akan memberikan nilai tambah serta keuntungan bagi perseroan selaku pemegang 99% saham BIM," tulis Usli dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (17/7/2019).

Dijelaskan, pinjaman ini merupakan transaksi material yang dikecualikan sebagaimana tercantum dalam angka 3 huruf a butir I dan 2 Peraturan Bapepam dan LK No IX E.2 tentang transaksi material dan kegiatan usaha utama.

PT Mahkota Group Tbk (MGRO) didirikan pada tanggal 07 Januari 2011 dan beroperasi secara komersial pada tahun 2011.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Mahkota Group Tbk, yaitu: PT Mahkota Global Investama, dengan persentase kepemilikan sebesar 80,00%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan MGRO adalah bergerak dalam bidang jasa konsultasi bisnis dan manajemen, perdagangan, industri, pembangunan, pertanian dan perkebunan, pengangkutan darat. Saat ini, kegiatan utama Mahkota Group adalah berfokus pada industri kelapa sawit.

Pada tanggal 29 Juni 2018, MGRO memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham MGRO (IPO) kepada masyarakat sebanyak 703.688.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga penawaran Rp225 per saham.

Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 12 Juli 2018.

Saham MGRO Rabu sore berakhir di Rp830 per saham dari pembukaan di Rp815 per saham. [hid]

Komentar

Embed Widget
x